Ekonomi

Jaga Kelestarian Alam, Dinas Perikanan Sukabumi Jalankan Ekonomi Hijau di Cikukulu

One
Jurnalis: One
1 menit baca 2,500 Views
BAGIKAN:WhatsAppFacebookX
1 menit baca
2,500 Views

ONENEWSOKE.COM

SUKABUMI — Dinas Perikanan KabupatenSukabumi terus mendorong pengembangan sektor perikanan yang tidak hanya produktif, tetapi juga selaras dengan kelestarian lingkungan. Melalui program Ekonomi Hijau, pemerintah daerah menggandeng Kelompok Telaga Ikan di Cikukulu untuk menerapkan pola budidaya perikanan darat yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Senin (02/11/2026)

Kepala Dinas PerikananKabupatenSukabumi, Sri Padmoko, menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk mengubah pola budidaya konvensional menjadi sistem yang berkelanjutan. Pembudidaya dibimbing untuk memanfaatkan sumber daya alam secara bijak, mengurangi limbah budidaya, sekaligus meningkatkan nilai jual hasil produksi.

“Ini adalah proyek percontohan yang kami harap dapat diperluas. Dengan teknologi budidaya yang tepat, kita bisa menjaga alam dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sri Padmoko.

Program ini mencakup pendampingan teknis pengelolaan air, pemanfaatan pakan mandiri yang lebih efisien, hingga pengelolaan kawasan budidaya sesuai daya dukung lingkungan. Dinas Perikanan berkomitmen terus mendampingi kelompok pembudidaya agar potensi lokal dapat dimanfaatkan secara maksimal dan lestari untuk generasi mendatang.

Pedoman Media Siber & Integritas Jurnalisme

Seluruh konten berita di portal ini diproduksi berdasarkan standar Kode Etik Jurnalistik Dewan Pers dan Pedoman Pemberitaan Media Siber. Dilarang keras menyalin, mereproduksi, atau menyebarluaskan sebagian atau seluruh materi tanpa mencantumkan tautan sumber aktif.

One
Jurnalis / Kontributor Berita

One

Jurnalis redaksi yang berdedikasi meliput berita faktual, berimbang, dan tepercaya seputar Ekonomi dan isu nasional.

Lihat Semua Liputan Jurnalis Ini →

Satu pemikiran pada “Jaga Kelestarian Alam, Dinas Perikanan Sukabumi Jalankan Ekonomi Hijau di Cikukulu”

Tinggalkan komentar