FB IMG

One

TMMD di Mekarjaya Ciemas: Disperkim Sukabumi Intervensi Rutilahu dan Sumur Bor

TMMD Ciemas

ONENEWSOKE.COM

SUKABUMI — Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi memperkuat pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 di Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, dengan menangani perbaikan rumah tidak layak huni serta pembangunan sumur bor guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyampaikan bahwa intervensi ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa melalui kolaborasi lintas sektor.

“Disperkim berkontribusi melalui penanganan lima unit rumah tidak layak huni dan pembangunan empat titik sumur bor. Semuanya dikerjakan oleh Satgas TMMD di bawah komando Kodim 0622. Kami berharap pembangunan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kelayakan hunian dan akses air bersih,” ujar Sendi.

Kelima unit rutilahu tersebar di Kampung Datarlame, Kampung Sukadamai, Kampung Cibatu II, dan Kampung Cibatu, diarahkan agar warga dapat menempati hunian yang lebih sehat dan aman. Sementara itu, empat titik sumur bor dibangun di Kampung Cilubang, Sukasirna, Cikole, dan Bojonggadog, untuk memenuhi kebutuhan air bersih rumah tangga sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.

Keterlibatan Disperkim dalam TMMD ini juga menjadi langkah sinergi program pembangunan daerah dengan kebutuhan nyata warga, guna mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi resmi dibuka pada 13 Oktober 2026 di Lapangan Cikole, Desa Mekarjaya, dan akan berlangsung hingga 11 November 2026. Selain rutilahu dan sumur bor, program ini juga mencakup pengaspalan jalan sepanjang dua kilometer, rehabilitasi jembatan dan posyandu, pembangunan fasilitas sanitasi, serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Sendi berharap seluruh pembangunan yang dilaksanakan dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang.

“Harapannya, pembangunan yang dilaksanakan melalui TMMD benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar