ONENEWSOKE.COM
SUKABUMI — Tim Gabungan Pencarian dan Pertolongan (SAR) kembali bergerak melanjutkan upaya pencarian terhadap dua remaja yang terseret arus ombak di Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pencarian dilanjutkan pada Senin (12/10/2026) setelah pada hari sebelumnya belum membuahkan hasil.
Dalam upaya hari kedua ini, tim memperluas jangkauan penyisiran. Penyelidikan dilakukan di perairan sejauh 3 mil laut dari lokasi kejadian menggunakan perahu karet dan speedboat. Pemantauan juga dilakukan dari udara menggunakan drone dengan radius jangkauan hingga 5 kilometer, sekaligus penyisiran menyusuri garis pantai dari jalur darat.
Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan sejumlah personel dan sarana secara terpadu untuk menemukan kedua korban.
“Pencarian dilakukan secara terpadu melalui penyisiran laut menggunakan perahu, penyisiran darat di sepanjang pantai, serta pemantauan udara menggunakan drone. Kami terus berupaya maksimal dan berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan agar kedua korban dapat segera ditemukan,” ungkap Suryo Adianto, Senin siang.
Puluhan personel dari berbagai unsur turut terlibat dalam operasi ini, antara lain Pos SAR Sukabumi, BPBD Kecamatan Ciracap, Polsek Ciracap, Polairud Ujung Genteng, Pos TNI AL Ujung Genteng, TNI AU Ujung Genteng, Pemerintah Desa Ujung Genteng, Satpol PP Kecamatan Ciracap, Puskesmas Ujung Genteng, Wanadri, HNSI Ujung Genteng, Balawista, Ocean View Resort, Jampang Peduli, SAR Khatulistiwa, ASB, RAPI, Sehati, SARDA, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, serta Damkar Ciracap.
Hingga petang Senin kemarin, upaya pencarian belum juga menemukan kedua korban. Tim berencana akan kembali melanjutkan penyisiran pada Selasa (13/10) pagi.
Diketahui, kedua korban yang bernama Muhamad Zubair (18) dan Zaki (17) terseret arus saat berenang di Pantai Cibuaya pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 16.52 WIB. Peristiwa ini bermula ketika lima orang sedang berenang di perairan tersebut, tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret mereka ke tengah laut. Tiga orang berhasil selamat kembali ke tepi, sementara dua orang lainnya belum ditemukan hingga saat ini.






