ONENEWSOKE.COM
SUKABUMI – Keindahan alam yang diakui dunia terus menarik kedatangan pengunjung ke Kawasan Geopark Ciletuh, dan salah satu tempat istirahat yang kini semakin dicari wisatawan baik dari dalam daerah maupun berbagai pelosok negeri adalah Homestay Ciletuh Pass. Berada di lingkungan Ikatan Homestay Ciletuh, Kampung Cimarinjung, RT 001/009, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, keberadaannya makin diminati seiring berjalannya waktu, Sabtu (29/08/2026).
Homestay Ciletuh Pass ini dimiliki oleh Haji Eden Permana, yang juga menjabat selaku Ketua Ikatan Homestay Ciletuh (IHC). Tempat ini menghadirkan fasilitas yang layak, rapi, dan cukup memadai sangat representatif sebagai tempat beristirahat yang nyaman bagi siapa pun yang berkunjung dan ingin menikmati pesona alam di wilayah Geopark Dunia ini.
Para tamu yang datang tak sekadar mendapat tempat tidur yang nyaman; mereka juga “dimanjakan” dengan akses menuju kekayaan wisata alam yang luar biasa. Mulai dari pesona air terjun atau curug yang tersembunyi cantik, pesisir pantai yang asri untuk bermain air dan menikmati deburan ombak, hingga beragam lokasi berfoto yang begitu indah semuanya menyajikan bentang alam yang telah diakui secara resmi sebagai Unesco Global Geopark.
Selain keindahan pemandangan, pengunjung pun disuguhi aneka ragam kuliner khas daerah yang lezat. Yang menyenangkan, harga makanan dan jajanan di sana tetap ramah di kantong sangat terjangkau dan bermasyarakat sehingga wisatawan tak perlu khawatir mengeluarkan biaya berlebih untuk menikmati hidangan yang lezat.
Haji Eden Permana menjelaskan bahwa keberadaan beragam daya tarik wisata di sekitarnya sangat membantu kelancaran usahanya sekaligus memberi dampak luas bagi warga sekitar. “Ini sangat membantu terhadap UMKM warga di sini. Kami juga mempekerjakan beberapa warga yang bertugas di homestay kami. Dan terima kasih juga kepada para wisatawan yang telah menjadi langganan kami selama ini. Jangan sungkan juga ketika ada kekurangan dari kami masukan Anda sangat berharga,” ucapnya dengan kerendahan hati.
Ia pun bercerita tentang perjalanan panjang yang telah ditempuh. Dulu, tepatnya pada tahun 2017, paguyuban IHC maupun dirinya sendiri baru memiliki satu unit homestay saja. Namun berkat ketekunan, dedikasi, semangat melayani, serta konsistensi dalam mengurus organisasi dan kualitas pelayanan, kini Alhamdulillah jumlahnya berkembang pesat sampai saat ini telah bertambah menjadi lima bangunan homestay yang terus melayani wisatawan. Keberhasilan ini sekaligus membuktikan betapa besar potensi sekaligus manfaat pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Ciemas.






