1002278259

One

Berakhir Sudah Pencarian Remaja Terseret Arus di Pantai Istiqomah: Ditemukan Mengapung di Dekat PLTU Tengah

Berakhir Sudah Pencarian Remaja Terseret Arus di Pantai Istiqomah

ONENEWSOKE.COM

SUKABUMI — Tim SAR Gabungan yang dipimpin oleh Basarnas akhirnya berhasil menemukan Doa Khairul Ikhsan (17), remaja yang hilang setelah terseret arus saat mandi di Pantai Istiqomah, Kelurahan Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Korban ditemukan pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 07.05 WIB, setelah sebelumnya dilaporkan hilang pada Sabtu (3/10/2026).

Informasi keberadaan korban pertama kali disampaikan oleh seorang nelayan yang melihat korban mengapung di sekitar perairan PLTU Tengah. Berdasarkan laporan tersebut, tim SAR gabungan segera bergerak menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi korban sekitar pukul 07.50 WIB, pada jarak sekitar 2,6 Nautical Miles dari lokasi kejadian. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Dermaga 2 Palabuhanratu, lalu dirujuk ke RSUD Palabuhanratu untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

“Setelah mendapatkan informasi dari nelayan, personil Basarnas bersama unsur SAR gabungan kemudian melakukan proses evakuasi terhadap korban dan langsung dibawa menuju RSUD Palabuhanratu untuk proses selanjutnya, kemudian akan diserahkan kepada pihak keluarga,” tegas Suryo Adianto, Koordinator Pos SAR Sukabumi.

Puluhan personil dari berbagai unsur telah dikerahkan selama operasi pencarian ini, meliputi Pos SAR Sukabumi, Polairud Polres Sukabumi, Balawista Sukabumi, Pos TNI AL Palabuhanratu, RAPI Palabuhanratu, HNSI Palabuhanratu, Wanadri, SAKA SAR, Sehati Gerak Bersama, SAR Khatulistiwa, UPP Kelas 3 Palabuhanratu, serta keluarga korban.

Upaya pencarian dilakukan secara menyeluruh, meliputi penyisiran perairan menggunakan perahu karet, kapal patroli, dan kapal nelayan hingga radius 10 Nautical Miles dari lokasi kejadian. Penyisiran jalur darat dilakukan hingga radius 7 kilometer, serta pengamatan visual menggunakan drone hingga radius 700 meter.

Di akhir pernyataannya, Suryo Adianto kembali mengingatkan masyarakat untuk senantiasa berhati-hati saat berada di pesisir.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan diri berenang atau mandi di laut ketika kondisi arus tidak memungkinkan. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tutupnya.

Tinggalkan komentar