ONENEWSOKE.COM
SUKABUMI — SMK Persada Ciemas yang berlokasi di Jalan Raya Cibinong, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, resmi menerima bantuan dana revitalisasi gedung sekolah senilai Rp719.201.000 bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di daerah. Senin (05/10/2026).
Berdasarkan papan proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan revitalisasi mencakup pembangunan Ruang Praktik Siswa, pembangunan fasilitas toilet, serta rehabilitasi ruang kelas. Seluruh pekerjaan ini direncanakan selesai dalam jangka waktu 120 hari kalender dengan sistem pembayaran non-tunai melalui Sistem Informasi (S.I).
Program ini dikelola melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan, Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dengan pelaksanaan proyek dipercayakan kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SMK Persada Ciemas.
Kehadiran anggaran bantuan ini diharapkan dapat memperbaiki sarana belajar yang selama ini belum memadai, sehingga proses kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih nyaman, aman, dan mendukung peningkatan kualitas lulusan yang lebih baik di masa mendatang.
Sementara itu, Sekretaris Desa Mekarjaya, Angga Saputra, yang juga mewakili pemerintah desa menyampaikan apresiasinya.
“Sangat bagus, bangunan sekolah bisa dibangun kembali. Dengan adanya pembangunan ini, kegiatan belajar siswa akan jauh lebih baik dan layak. Kami sangat berharap pekerjaan ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu demi kenyamanan para siswa di wilayah kami,” ujar Angga Saputra.
Salah satu tenaga pendidik di SMK Persada Ciemas, Ina, mengungkapkan bahwa pembangunan tersebut sudah berjalan kurang lebih dua minggu.
Tentunya semoga dengan adanya pembangunan ini pengerjaannya sesuai spesifikasi yang ditetapkan, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan para siswa untuk menunjang kegiatan belajar mengajar yang lebih baik lagi.






