ONENEWSOKE.COM
SUKABUMI — Kegiatan Syukuran Bumi ke-4 berlangsung khidmat dan meriah di area persawahan Kampung Bungbulang, Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (19/09/2026). Acara sarat makna ini digelar sebagai wujud rasa syukur masyarakat tani atas kelimpahan hasil panen yang diraih.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh perwakilan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi. Turut hadir Camat Ciracap Rukman Taufik, S.Ag., A.KP., jajaran Muspika, Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi H. Andri Hidayana dan keluarga, Ketua umum JTM Hendra Permana dan anggota, Kepala Desa Pasirpanjang Mamat Slamet, panitia pelaksana, serta warga masyarakat setempat.
Syukuran Bumi merupakan tradisi ungkapan rasa syukur para petani kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesuburan tanah dan hasil panen, sekaligus berdoa agar musim tanam selanjutnya senantiasa diberkahi.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pasirpanjang Mamat Slamet memohon maaf kepada para tamu undangan karena acara dilaksanakan di tengah persawahan. Ia juga menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak 2 September hingga puncaknya hari ini, serta mengapresiasi kekompakan warga masyarakat.
Sementara itu, Camat Ciracap Rukman Taufik menyampaikan bahwa Syukuran Bumi adalah wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat hasil panen yang melimpah.
“Potensi sawah di sini luar biasa, 1 hektare bisa lebih dari 12 ton. Ini amanah Allah, tinggal bagaimana kita kelola agar terus menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar lahan pertanian tetap terjaga dan jangan sampai sawah warisan orang tua dijual hanya untuk kebutuhan sesaat. Rukman juga menyampaikan salam hormat dari Bupati Sukabumi yang berharap tradisi luhur ini terus dilestarikan.
Ketua DPC PPP Kabupaten Sukabumi H. Andri Hidayana memuji kekompakan dan antusiasme warga meski cuaca cukup terik.
“Alhamdulillah, petani Pasirpanjang sangat kompak dan solid. Antusiasme hari ini luar biasa,” ungkapnya.
H. Andri menyampaikan telah sepakat dengan Dinas Pertanian agar Syukuran Bumi Pasirpanjang ditetapkan sebagai ikon Kabupaten Sukabumi. Tahun depan diusulkan anggaran sebesar Rp100 juta untuk mendukung kegiatan ini, bahkan dijadikan momentum Hari Tani Nasional tingkat kabupaten.
“Insyaallah Bupati Sukabumi juga mendukung penuh agenda ini. Syukuran Bumi akan menjadi agenda tahunan yang diikuti seluruh kelompok tani se-Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, H. Andri juga menyerahkan bantuan 100 paket sembako serta mesin pertanian untuk kelompok tani setempat.
Sementara itu, Kepala Bidang Pertanian Yudi menyampaikan bahwa Desa Pasirpanjang memiliki luas sawah 505 hektare. Kecamatan Ciracap sendiri menyumbang sekitar 52 ribu ton gabah atau 5% dari total produksi Kabupaten Sukabumi. Berkat pencapaian tersebut, Kabupaten Sukabumi meraih penghargaan dari Presiden RI pada tahun 2025 sebagai kabupaten peningkatan produksi beras terbesar kedua di Indonesia.
“Kami sangat kagum dan terharu kegiatan ini berjalan dengan swadaya masyarakat. Semoga keberhasilan ini terus dijaga bersama,” tandasnya.
Rangkaian Syukuran Bumi ke-3 ini juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan dan hiburan rakyat, termasuk lomba Jampana yang menambah kehangatan suasana kebersamaan warga. Serta tawasulan yang menjadi salah satu rangkaian penting di kegiatan tersebut.






