ONENEWSOKE.COM
SUKABUMI – Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mengoptimalkan potensi kelautan guna meningkatkan kesejahteraan para nelayan di seluruh wilayah pesisir daerah. Di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika wilayah tangkap, pemerintah daerah bergerak sistematis mendorong transisi dari metode penangkapan tradisional menuju sistem perikanan modern, efisien, dan berkelanjutan.
Pihak Dinas Perikanan menjelaskan bahwa upaya pendampingan difokuskan pada tiga pilar utama, yaitu penyaluran bantuan sarana penangkapan yang ramah lingkungan, peningkatan kompetensi dan keterampilan nelayan, serta penyelesaian berbagai kendala operasional yang dihadapi di lapangan.
“Kami berkomitmen memastikan hasil tangkapan melimpah dan taraf hidup nelayan terus meningkat. Dukungan berupa bantuan sarana usaha perikanan tangkap disalurkan secara cuma-cuma dan transparan khusus bagi kelompok nelayan resmi yang telah memenuhi persyaratan administratif yang berlaku,” tegas perwakilan Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi.
Langkah strategis yang dilaksanakan mencakup:
- Penyaluran bantuan alat tangkap: Dilakukan secara berkala guna menumbuhkan ekonomi lokal serta membantu nelayan skala kecil dan menengah meningkatkan volume hasil tangkapan secara stabil.
- Pendidikan dan penerapan teknologi: Mendorong penguasaan teknologi kelautan modern untuk memudahkan penentuan lokasi ikan, sekaligus menekan risiko kecelakaan kerja di laut.
- Pengawasan dan penertiban wilayah: Melakukan mediasi serta penertiban alat tangkap yang berpotensi merusak ekosistem, guna mencegah konflik pemanfaatan ruang laut antar kelompok nelayan.
- Pelestarian lingkungan pesisir: Melibatkan masyarakat dalam penanaman mangrove untuk menjaga kelestarian muara sebagai tempat pemijahan alami sumber daya ikan.
Melalui berbagai program tersebut, Dinas Perikanan menargetkan stabilitas pendapatan masyarakat pesisir, sekaligus menjamin ketersediaan pasokan ikan segar yang terjangkau. Hal ini juga diharapkan turut mendukung upaya penurunan angka stunting serta pengendalian inflasi pangan di Kabupaten Sukabumi.






