ONENEWSOKE.COM
SUKABUMI – Kegiatan pembudidayaan tanaman nilam kini berjalan pesat di kawasan pesisir Pantai Cikadal, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/07/2026). Program ini terselenggara berkat dukungan penuh dari PT Premium Rempah Bumi Indonesia (Pribumi) melalui kerja sama dengan kelompok mitra petani “Nilam Mandrajaya” yang dipimpin langsung oleh Iyan Hermansyah.

Menurut keterangan Iyan Hermansyah selaku Distributor Nilam Mandrajaya, kegiatan pembudidayaan ini telah berlangsung selama lima bulan hingga saat ini. Dalam pelaksanaannya, telah disiapkan lahan seluas 50.000 meter persegi dengan melibatkan 50 penggarap yang keseluruhannya merupakan warga asli Desa Mandrajaya.
Dikonfirmasi awak media onenewsoke.com, Iyan menjelaskan tujuan utama program ini adalah meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat setempat, sekaligus menjamin ketersediaan bahan baku berkualitas untuk kebutuhan ekspor. “Saat ini hasil produksi nilam kami menyuplai kebutuhan pasar luar negeri, dengan konsumen yang berasal dari Tiongkok, Korea, dan negara-negara Eropa,”ujarnya.
Lebih lanjut, Iyan menyampaikan harapannya agar Kementerian Koperasi dan UKM dapat membantu permodalan para petani nilam melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat disalurkan melalui kerja sama dengan perbankan.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus mewakili seluruh penggarap kepada pihak PT Premium Rempah Bumi Indonesia, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Golkar H. Batman, Muspika Kecamatan Ciemas, serta Pemerintah Desa Mandrajaya atas dukungan yang diberikan.
Kegiatan ini pun mendapatkan apresiasi tinggi dari Muspika Kecamatan Ciemas, yang diwakili oleh Sekretaris Camat, Jamjam Nursidik. Ia menyambut baik inisiatif perusahaan yang menjalin kerja sama erat dengan petani di wilayahnya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada PT Premium Rempah Bumi Indonesia yang telah berkomitmen bekerja sama dengan petani di Kecamatan Ciemas dalam pengembangan tanaman nilam,” ungkap Jamjam.
Ia menambahkan bahwa adanya jaminan pembelian kembali hasil panen langsung oleh perusahaan memberikan kepastian dan ketenangan yang sangat berharga bagi petani. “Ini adalah bentuk kerja sama yang saling menguntungkan kedua belah pihak, dan Insya Allah akan membawa dampak positif berkelanjutan bagi perekonomian daerah,” pungkasnya.








