ONENEWSOKE.COM
SUKABUMI – Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pekerjaan Umum wilayah Ciemas, Waluran dan Ciracap, Dadang Koswara, meninjau langsung lokasi longsor yang menutup saluran irigasi Cipinang Citeluh, Desa Mekarmukti, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Peninjauan dilakukan pada Senin, 8 Juni 2026, dan keterangannya disampaikan kepada awak media pada Selasa, 9 Juni 2026.
Menurut penjelasan Dadang, peristiwa longsor itu sudah terjadi sekitar enam hari sebelum kunjungan dilaksanakan. Bagian saluran yang tertimbun tanah memiliki panjang mencapai 15 meter dengan kedalaman timbunan sekitar 2 meter, sehingga sepenuhnya menghambat aliran air.
“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Memang telah terjadi longsor di saluran irigasi ini. Kondisinya cukup parah karena menutup aliran air sepenuhnya,” ujarnya.
Saluran irigasi ini memiliki peran sangat penting karena mengairi lahan pertanian yang dimanfaatkan oleh 291 kepala keluarga. Saat ini, pasca masa penanaman, wilayah tersebut justru mengalami kekeringan sehingga kebutuhan air menjadi sangat mendesak.
Menyikapi situasi tersebut, UPTD PU wilayah Ciemas bersama warga setempat segera mengerahkan alat berat untuk melakukan pengerukan tanah dan perbaikan saluran.
“Kami berharap pekerjaan ini dapat selesai dalam waktu lima hari. Semakin cepat selesai, semakin cepat pula air dapat mengalir kembali untuk kebutuhan pertanian warga,” tambah Dadang.
Hingga saat ini, proses perbaikan terus berjalan dengan melibatkan kerja sama antara petugas teknis dan masyarakat setempat demi memulihkan fungsi irigasi secepatnya









