ONENEWSOKE.COM
JAMPANGKULON – Dinas Pekerjaan Umum (PU) melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Jampangkulon secara rutin melaksanakan kegiatan gotong royong bersama Mitra Cai dan masyarakat Desa Jagamukti. Selasa (09/06/2026).
Kegiatan ini berfokus pada perawatan rutin sekaligus penanganan pascabencana yang melanda irigasi Warujajar beberapa bulan lalu. Semangat kebersamaan terpancar jelas dalam upaya pemulihan infrastruktur vital ini.
Yudi Sapri, mewakili UPTD Jampangkulon, menjelaskan antusiasme kolaborasi yang terjalin. “Alhamdulillah, kami dari UPTD beserta unsur dari P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) wilayah irigasi Warujajar Desa Jagamukti dan masyarakat bekerjasama untuk penanganan daerah irigasi di Desa Jagamukti Kecamatan Surade, bahu membahu memperbaiki daerah irigasi yang terdampak bencana beberapa bulan lalu,” ujarnya. Kerjasama ini menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kelangsungan sektor pertanian di wilayah tersebut.
Pentingnya irigasi Warujajar bagi kehidupan petani di Desa Jagamukti tidak dapat dipungkiri. Yudi menekankan bahwa air dari irigasi ini sangat vital, mengingat ratusan hektar lahan pertanian, khususnya sawah, sangat bergantung padanya. Ketergantungan ini semakin menyoroti urgensi pemulihan cepat pascabencana yang sempat mengganggu aliran air.
“Berkat kolaborasi kerjasama bersama para petani pemakai air, kami dari UPTD Wilayah Jampangkulon bahu membahu memperbaiki beberapa bagian yang rusak. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin kami bersama P3A,” tambah Yudi saat ditemui di lokasi kegiatan.
Pernyataannya menggarisbawahi bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya respons terhadap bencana, melainkan juga bagian integral dari upaya pemeliharaan berkelanjutan.
Di akhir perbincangan, Yudi Sapri menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada semua pihak yang telah membantu dalam perbaikan irigasi Warujajar.
“Terima kasih atas kerjasamanya, semoga kita tetap diberi kesehatan oleh Allah, Aamiin,” tutup Yudi, mengakhiri obrolan dengan harapan baik bagi semua yang terlibat.
Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana kebersamaan dan gotong royong dapat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi tantangan dan membangun kembali harapan.








