One

Pembersihan Kantong Lumpur Irigasi Cikanteh Langkah Nyata Jaga Kelancaran Pasokan Air: Digelar UPTD PU Ciemas

ONENEWSOKE.COM

SUKABUMI – Demi menjaga kelancaran aliran air dan memastikan ketersediaan pasokan bagi lahan pertanian, UPTD PU wilayah Ciemas dan Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pengembangan Irigasi Wilayah Ciemas melaksanakan kegiatan pembersihan kantong lumpur serta pintu bendung di saluran irigasi Cikanteh, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis, 4 Juni 2026, berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, dan dihadiri langsung oleh perwakilan UPTD PU wilayah Ciemas, Sulaeman, selaku perwakilan Mitra Cai Cikanteh, serta para petani pemakai air yang menggantungkan hidup dari aliran irigasi tersebut.

Kegiatan pembersihan ini berfokus pada pengangkatan endapan lumpur dan sampah yang menumpuk, khususnya di bagian pintu utama bendungan yang menjadi titik pengatur aliran dari hulu ke hilir.

Dengan adanya penumpukan material tersebut, aliran air seringkali terhambat dan tidak dapat didistribusikan secara maksimal ke seluruh lahan pertanian. Kehadiran para petani dan warga setempat dalam kegiatan ini menunjukkan kepedulian tinggi terhadap fasilitas irigasi yang menjadi urat nadi pertanian di wilayah tersebut.

Dadang Koswara, selaku Kepala UPTD PU Wilayah Ciemas, membenarkan pelaksanaan kegiatan tersebut saat dikonfirmasi pada Jumat (5/6/2026) melalui onenewsoke.com. Ia menjelaskan bahwa saluran irigasi Cikanteh memiliki peran sangat vital bagi ketahanan pangan di wilayahnya.

“Kegiatan pembersihan pintu bendung dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2026 dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di lokasi irigasi Cikanteh, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas. Irigasi ini berfungsi mengairi areal persawahan seluas 752 hektare, dengan rincian panjang saluran primer mencapai 4,8 kilometer dan saluran sekunder sepanjang 2,5 kilometer,” ungkap Dadang.

Lebih lanjut, Dadang menjabarkan tujuan utama dari kerja bakti ini. Pembersihan menyeluruh dilakukan untuk memastikan saluran irigasi bebas dari hambatan, sehingga air dapat mengalir lancar dari hulu hingga ke hilir. Fokus utama pembersihan dilakukan di pintu bendung, tempat di mana endapan lumpur biasanya paling banyak menumpuk dan berpotensi menghambat debit air.

“Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperlancar saluran irigasi dari hulu ke hilir, terutama di pintu utama yaitu di bendung. Dengan membersihkan endapan lumpur yang mengendap, kami berharap air dapat meluncur dengan deras dan lancar dari hulu bendungan menuju ke hilir untuk memenuhi kebutuhan air tanaman para petani,” jelasnya.

Kegiatan ini menjadi bukti sinergi yang baik antara dinas terkait dan masyarakat dalam merawat infrastruktur pertanian. Irigasi yang terjaga kebersihan dan kelancarannya akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan masa tanam, menjamin pasokan air yang cukup, serta mendukung peningkatan hasil panen petani di wilayah Kecamatan Ciemas dan sekitarnya.

Tinggalkan komentar