ONENEWSOKE.COM
SUKABUMI – Pekerjaan pembangunan saluran drainase yang berlokasi di wilayah Kampung Ciagra, RT 03/02, Kedusunan Cikadal, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kini telah mencapai tahap pasangan. Hingga Kamis (04/06/2026), pemasangan batu penahan dan struktur utama saluran sudah selesai dikerjakan, dan saat ini pekerjaan hanya menyisakan tahap penyelesaian atau finishing sebelum nantinya dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat setempat.
Dimana prosentase pekerjaan itu disampaikan pekerja saat dikonfirmasi onenewsoke.com. Disampaikan dirinya saat ini pekerjaan sudah sampai di pasangan, belum finishing.

“Baru selesai pasangan belum finishing besok libur dulu hari Jumat, dilanjut lagi hari Sabtu Pa,”disampaikan ia dengan menggunakan bahasa Sunda.
Perlu diketahui bersama, proyek ini merupakan salah satu program pembangunan yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan Kawasan dan Pemukiman (Disperkim). Pelaksanaan pekerjaan tersebut dipercayakan kepada rekanan pelaksana, CV Laksana Abadi, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan fisik di lapangan.
Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun di lokasi, pelaksanaan proyek ini didasarkan pada Surat Perintah Kerja (SPK) nomor 000.3.2/B7/SPK/Bid.AMS/DPKP/V/206 tertanggal 18 Mei 2026. Anggaran yang disiapkan untuk mewujudkan infrastruktur vital ini mencapai nilai Rp95.792.000,00, yang seluruhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026. Dalam perencanaan awal, pekerjaan ini ditargetkan dapat diselesaikan dalam kurun waktu 45 hari kalender sejak dimulainya kegiatan.
Kehadiran pembangunan drainase ini membawa angin segar dan rasa syukur tersendiri bagi warga Kampung Ciagra dan sekitarnya. Jalanan di lokasi tersebut merupakan jalur utama yang sangat aktif digunakan warga untuk berbagai aktivitas sehari-hari, sekaligus menjadi akses rutin bagi para santri yang hendak menuju tempat mengaji.
Sebelum adanya pembangunan ini, kondisi jalur tersebut kerap kali menjadi masalah utama saat musim penghujan tiba. Karena belum tersedia saluran pembuangan air yang memadai, air hujan sering kali menggenang bahkan membanjiri permukaan jalan, sehingga sangat menghambat perjalanan warga, membuat jalanan becek dan berlumpur, serta berisiko membahayakan pengguna jalan. Kini, dengan adanya saluran drainase yang dibangun kokoh menggunakan susunan batu tersebut, harapan akan lingkungan yang lebih kering dan aman mulai terwujud.
Meski menyambut gembira kehadiran fasilitas baru ini, terselip pula harapan besar dari masyarakat agar hasil pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang.
Salah satu warga Kampung Ciagra yang enggan disebutkan namanya menyampaikan aspirasi dan doanya agar pekerjaan ini dikerjakan dengan standar kualitas terbaik dan sesuai dengan rencana teknis yang telah ditetapkan.
“Semoga hasil pekerjaannya sesuai dengan apa yang direncanakan, kualitasnya terjaga baik, dan awet digunakan dalam jangka waktu lama, sehingga kami warga Kampung Ciagra benar-benar terbebas dari masalah banjir dan genangan air seperti dulu lagi,” ujarnya dengan penuh harap.









