One

Kecelakaan Tunggal di Ciemas: Diduga Akibat Rem Blong, Korban Dalam Kondisi Kritis

Kecelakaan Tunggal di Ciemas: Diduga Akibat Rem Blong

ONENEWSOKE.COM

SUKABUMI, – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di kawasan tanjakan turunan Kisanukri, Desa/Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu, 9 Mei 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Kejadian tersebut diduga disebabkan oleh kegagalan fungsi rem kendaraan.

Dalam insiden ini, pengendara sepeda motor membawa seorang penumpang wanita yang kini berada dalam kondisi kritis.

Dimana untuk kondisi penumpang sendiri mengalami luka parah pada kaki kanannya. Kedua korban diketahui adalah rekanan dari sodara, Rizky Sawaludin, yang berasal dari Sumatera Utara namun bekerja di Bekasi.

Mereka sedang dalam perjalanan wisata menuju kawasan Geopark Ciletuh, Ciemas, menggunakan sepeda motor jenis Scoopy berwarna hitam dengan garis merah dan nomor polisi B 4236 FNX.

Setelah kejadian, korban pertama kali mendapatkan penanganan di Klinik Palangpang TPI. Pihak klinik kemudian meminta bantuan ambulans dari Desa Ciwaru untuk segera merujuk korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu guna mendapatkan penanganan medis yang lebih lengkap.

Menurut keterangan Mahuni, sopir ambulans yang bertugas, kendaraan medis berangkat dari klinik menuju RSUD Palabuhanratu sekitar pukul 11.37 WIB pada hari yang sama.

“Saat ini korban sedang berada di ruang bedah Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Palabuhanratu untuk tindakan medis lebih lanjut,” ungkapnya.

Hingga saat ini, penanganan terhadap korban masih berlangsung, dan pihak berwenang terus memantau perkembangan kondisi mereka.

Dan bagi para pengguna jalan yang melintasi ruas jalan di kawasan Geopark Ciletuh, Ciemas, diimbau agar selalu berkendara dengan hati-hati dan memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat demi menjamin keselamatan di perjalanan.

Selain itu, kepada pemerintah daerah diharapkan segera melengkapi fasilitas lalu lintas yang belum tersedia, seperti rambu-rambu dan penerangan jalan. Langkah ini dianggap perlu untuk meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut di masa mendatang

Tinggalkan komentar