One

Tahun Baru 2026: Momentum Refleksi Pemuda Neglasari Desa Mandrajaya Tunjukkan Eksistensinya

ONENEWSOKE.COM

SUKABUMI, – Frasa yang sering dipakai  untuk menggambarkan peran penting generasi muda sebagai penerus dan penggerak kemajuan bangsa, yang memiliki kekuatan, inovasi, dan idealisme untuk melanjutkan perjuangan dan membangun masa depan Indonesia yang lebih baik. Kamis (01/01/2026).

Hal itu mencoba diimplementasikan sekolompok anak muda yang berada di Kampung Neglasari Kedusunan Cikadal Desa Mandrajaya Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi Jawa Barat  yang digawangi Aden Andriansyah dengan kawan-kawannya.

Tampak di Kampung tersebut yang tidak jauh dari pesisir pantai Cikadal atau yang sering disebut banyak orang  pantai Citireum, sejumlah anak muda, tokoh pemuda dan tokoh agama. Mereka berkumpul menggelar berbagai kegiatan sosial keagamaan.

Kegiatan yang digelarnya, persis didepan rumah Aden Andriansyah. Seperti santunan bagi anak yatim, silang pendak guna menumbuhkan kembali semangat jiwa gotong royong dan kemanusiaan yang dipandu langsung Aden Andriansyah

“Aden Andriansyah” salah satu tokoh pemuda  yang menggawangi kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan tersebut pertama upaya meningkatkan tali silaturahmi dan mempererat solidaritas khususnya di lingkungan Neglasari khususnya.

“Selanjutnya, kami juga berupaya untuk saling memberikan pengalaman dan ilmu guna meningkatkan wawasan dan cara pandang pemuda, sehingga mampu menjadi sosok pemuda yang diharapkan bangsa secara umumnya, khususnya pemuda yang bisa bermanfaat berkontribusi terhadap lingkungan,”ungkapnya.

Aden juga menjelaskan, kegiatan semacam ini akan terus dilaksanakan berkelanjutan nantinya. Bahkan kedepannya bersama kawan-kawannya akan menggandeng tokoh politik atau pemerintah yang akan diajak berdiskusi dan menjadikannya sebagai narasumber.

“Artinya kegiatan ini tidak stagnan sampai disini saja. Mengingat kami bersama kawan-kawan akan terus melakukan langkah strategis inovasi, sehingga keberadaan pemuda ini sangat diharapkan dan penting dimata warga masyarakat.

“Sederhananya, kami akan konsen cepat tanggap saat ada tetangga yang sakit dan membutuhkan pertolongan lainnya, ketika ada bencana alam seperti yang pernah terjadi di Kampung Ciagra yang merendam beberapa rumah warga, kami insyaallah akan menjadi garda terdepan,”tegasnya.

Aden juga menambahkan, bersama kawan-kawannya akan kembali konsen dengan objek wisata pantai Cikadal atau Citireum yang keberadaannya sudah di akui oleh UNESCO atau Unesco Global Geopark Ciletuh.

Kemudian disinggung perihal saat ini adanya kisruh yang terjadi di Desa Mandrajaya perihal adanya tanda tangan warga mengenai mosi tidak percaya terhadap Kepala Desanya yang disebutkan dalam salah satu media Nasional yang telah  menyandang status Tersangka.

Mewakili kawan-kawan pemuda Neglasari, Aden juga menjelaskan, hal itu dikembalikan kepada warga masyarakat yang membuat tanda tangan dengan mosi tidak percaya terhadap Kepala Desa Mandrajaya yang saat ini yang dipersoalkan perihal Kadesnya yang menyandang status Tersangka.

“Kami dengan menyikapi situasi itu, kalau memang belum ada kejelasan. Kita akan bergerak dan mendatangi BPD untuk mendapatkan kejelasan bagiamana nasib Mandrajaya kedepannya,”tandasnya.

Tinggalkan komentar