IMG 20261021

One

Aksi Ricuh di Bandung, Truk Dalmas Polrestabes Dibakar Massa 16 Anggota Terluka

Band, Kendaraan, Pakaian, Polisi, Polres, Rumah Sakit

ONENEWSOKE.COM

BANDUNG — Aksi unjuk rasa di Kota Bandung pada Selasa malam (20/10/2026) berakhir ricuh. Satu unit truk Pengendali Massa (Dalmas) milik Polrestabes Bandung dibakar oleh sekelompok massa di kawasan persimpangan Jalan Sulanjana–Cikapayang, Dago, sekitar pukul 21.27 WIB.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriyadi, membenarkan kejadian tersebut. Saat insiden terjadi, kendaraan tersebut sedang melintas untuk pergantian petugas patroli pengamanan demonstrasi, namun tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang yang melempari batu, kembang api, petasan, hingga bom molotov.

“Tiba-tiba diserang oleh rombongan, kemudian dilempari batu, kembang api, petasan, dan bom molotov,” ungkap Dedi.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan sekelompok orang berpakaian serba hitam menghujani kendaraan hingga akhirnya terbakar. Selain truk Dalmas, massa juga membakar pembatas jalan di sekitar lokasi. Akibat serangan mendadak itu, personel yang berada di dalam kendaraan terpaksa berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

Sebanyak 16 anggota polisi dilaporkan mengalami luka-luka, 4 di antaranya menderita luka berat. Keempat personel tersebut adalah Bripda E, Aipda YS, Bripda YIM, dan Bripka AH dengan luka dislokasi serta robekan di kepala dan tangan. Semuanya telah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

“Ada 16 anggota kita yang terluka, baik ringan maupun berat. Mereka sudah dibawa ke rumah sakit,” kata Dedi.

Polrestabes Bandung kini menindaklanjuti dengan penyelidikan secara Scientific Crime Investigation (SCI), mencocokkan rekaman CCTV lokasi dengan data peserta aksi siang harinya untuk mengidentifikasi pelaku.

“Kasus ini akan kita selidiki secara saintifik dan investigasi menyeluruh,” tegasnya.

Hingga Rabu (21/10) pagi, situasi di kawasan Cikapayang sudah kembali kondusif, namun pihak kepolisian tetap memperketat pengamanan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain di lokasi tersebut, aksi vandalisme juga dilaporkan terjadi pada dua mobil layanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan Naripan serta sejumlah fasilitas umum lainnya di Kota Bandung. **

Tinggalkan komentar