ONENEWSOKE.COM
SUKABUMI — Kabar mengenai hilangnya satu ekor domba jantan milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sidamulya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menjadi sorotan masyarakat setempat. Isu yang beredar menyebutkan bahwa domba tersebut tidak hanya hilang, namun diduga telah dijual, dan hal ini muncul beriringan dengan informasi pergantian pihak yang memelihara ternak tersebut. Rabu (02/09/2026).
Salah satu tokoh masyarakat di Desa Sidamulya menyampaikan bahwa dugaan tersebut muncul setelah adanya pergantian pihak yang memelihara domba milik BUMDes. Selain diduga hilang, muncul pula isu bahwa domba jantan tersebut kemungkinan besar dijual. Menanggapi hal itu, awak media onenewsoke.com langsung mengonfirmasi Sekretaris BUMDes Sidamulya, Somdan.
“Kalau kepengurusan belum ada pemindahan, tapi kalau untuk pemeliharaan iya. Soal domba yang hilang itu kan cuma dugaan, kalau kepengurusan sampai saat ini belum ada pemindahan,” ungkap Somdan.
Ia menambahkan, “Ada yang mau ikut melihara, jadi dikasih melihara, tapi untuk aturan tetap pegang yang pertama.”
Awak media juga kembali mengonfirmasi perihal tersebut kepada Somdan pada tanggal 25 Agustus 2026, terkait siapa yang memelihara domba saat ini serta berapa jumlah ternak yang ada di BUMDes Sidamulya sejak penanaman modal pada tahun 2025 dengan fokus usaha peternakan domba. Namun hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi yang rinci dari pihak sekretaris BUMDes.
Sementara itu, kepala Desa Sidamulya, Henda, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa jika memang terjadi perubahan pihak yang memelihara domba, seharusnya dibuatkan berita acara dan disampaikan kepada pihak pemerintahan desa. Namun hingga kini, dokumen maupun pemberitahuan tersebut belum diterima.
“Ya kami berharap jika pun adanya pergantian orang yang memelihara domba, harapan saya dari pengurus BUMDes memberitahukan atau adanya berita acara kepada kami, sehingga ketika adanya pertanyaan atau seperti saat ini dikonfirmasi wartawan, kami bisa membantu untuk menjelaskannya,” tegas Henda.
Kepala Desa juga menyatakan akan segera menanyakan hal tersebut dan menghubungi langsung Ketua BUMDes Sidamulya guna mendapatkan kejelasan atas dugaan hilangnya satu ekor domba milik lembaga tersebut. Awak media akan terus memantau perkembangan permasalahan ini.






