One

PT Bhakti Unggul Sejahtera Gandeng LPK Bukit Cikidang Sejahtera: Buka Peluang Kerja Legal di Perkebunan Sawit Malaysia

ONENEWSOKE.COM

SUKABUMI – PT Bhakti Unggul Sejahtera (BUS) resmi menjalin kerja sama dengan LPK Bukit Cikidang Sejahtera serta lembaga penyalur tenaga kerja berwenang di Malaysia untuk menyelenggarakan program penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di sektor perkebunan kelapa sawit. Inisiatif ini disiapkan guna memberikan akses pekerjaan yang legal, aman, dan terarah bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. Jum’at (26/06/2026).

Program ini dirancang dengan prosedur yang terstruktur dan mematuhi seluruh peraturan ketenagakerjaan yang berlaku, guna menjamin perlindungan hak setiap calon pekerja.

Tahapan penempatan yang terukur
seluruh calon pekerja migran Indonesia (CPMI) akan melalui tujuh tahapan proses secara berurutan. Diawali dengan wawancara dan seleksi awal untuk memverifikasi identitas, kesiapan kerja, serta komitmen calon pekerja. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh atau Medical Check Up (MCU) sebagai syarat mutlak kelayakan bekerja di Malaysia.

Hal itu disampaikan, Nandang, perwakilan dari pihak perusahaan. Dirinya mengatakan pihak penyelenggara juga memberikan pembekalan keterampilan secara langsung. Pelatihan dan praktik kerja lapangan dilaksanakan di lingkungan LPK Bukit Cikidang Sejahtera, yang dilengkapi dengan lahan perkebunan kelapa sawit seluas sekitar 7 hektar. Fasilitas ini memungkinkan calon pekerja berlatih langsung di lapangan sebelum berangkat, sehingga sudah menguasai keahlian yang dibutuhkan.

Lebih lanjut Nandang mengatakan, “Tahapan berikutnya meliputi pengurusan paspor resmi, penandatanganan perjanjian kontrak kerja langsung dengan perusahaan pengguna di Malaysia, serta Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) yang membahas hak dan kewajiban, budaya kerja, serta aturan hukum di negara penempatan. Proses diakhiri dengan keberangkatan menuju lokasi kerja di Malaysia,”ujarnya.

Sistem pemberangkatan dan pengupahan
Pemberangkatan akan dilaksanakan secara berkelompok, idealnya berisi 10 orang CPMI, atau disesuaikan dengan kesiapan dokumen serta permintaan pihak perusahaan pengguna di Malaysia.

Sistem pengupahan yang diterapkan menggunakan sistem borongan, di mana besarnya penghasilan disesuaikan dengan hasil kerja dan tingkat produktivitas masing-masing pekerja sesuai ketentuan yang berlaku di perusahaan tersebut.

Nandang juga menjelaskan perihal ketentuan biaya dan kerja sama mitra
untuk mengikuti program ini, calon pekerja dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp1.000.000 yang mencakup kebutuhan proses dari tahap awal hingga keberangkatan.

“Sementara itu, mitra rekrut yang bekerja sama diperbolehkan meminta biaya proses tambahan kepada CPMI dengan batas maksimal Rp3.000.000, atau dapat diturunkan menyesuaikan kemampuan ekonomi calon pekerja. Sebagai apresiasi, mitra rekrut berhak mendapatkan imbal jasa keberhasilan sebesar Rp2.000.000 untuk setiap CPMI yang dinyatakan lulus seluruh tahapan dan berhasil ditempatkan,”tandasnya.

Program ini berpegang pada moto, “Bekerja Legal, Terampil, dan Sejahtera Bersama PT Bhakti Unggul Sejahtera”. Pihak penyelenggara berkomitmen menjaga transparansi dan menjamin keamanan bagi seluruh peserta selama proses berlangsung hingga menjalankan pekerjaan di Malaysia.

Tinggalkan komentar