ONENEWSOKE.COM
SUKABUMI, – Rintihan hati dan rasa takut masih menyelimuti salah satu keluarga di Kampung Sinarjaya RT 02/06, Kedusunan Citapen, Desa Mekarjaya, Kecamatan Ciemas. Suara bising yang terus menerus keluar dari travo listrik yang terpasang tepat di dekat pemukiman mereka telah mengganggu kenyamanan hidup sehari-hari, bahkan menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan jiwa dan harta benda. Minggu (17/05/2026).

Awak media onenewsoke.com mendatangi lokasi kejadian pada hari Jumat, 15 Mei 2026 sekitar pukul 09.21 WIB. Sesampainya di tempat, suasana terasa mencekam.
Dari jarak pandang sudah terdengar dengungan keras dan tidak wajar yang berasal dari travo tersebut. Keluarga Solihin dan istrinya menyambut kedatangan awak media dengan wajah penuh kekhawatiran, lalu menceritakan kondisi yang mereka alami selama ini.
Menurut penuturan warga setempat, travo itu bukan hanya berisik, melainkan tercatat sudah pernah mengalami ledakan sebanyak tiga kali dalam riwayat penggunaannya. Meskipun pernah diperbaiki oleh pihak PLN, gangguan itu tak kunjung hilang sepenuhnya.
“Keadaan ini sudah berlangsung lebih dari dua bulan. Sebelumnya bahkan sering terdengar suara ledakan keras. Waktu itu sempat diperbaiki oleh petugas PLN, tapi suara bisingnya sampai hari ini masih terus ada. Kami sekeluarga hidup dalam ketakutan setiap harinya,” keluh Ibu Ratna (40 tahun) dengan nada cemas saat dikonfirmasi.
Rasa takut itu mendorong Ibu Ratna menyampaikan harapannya dengan tulus. “Saya sangat takut mendengar suara itu. Kami mohon kepada pihak berwenang agar travo ini dipindahkan saja, jangan dibiarkan berada di dekat rumah saya seperti ini,”pintanya.
Senada dengan istrinya, Solihin turut menyampaikan usul agar travo tersebut dialihkan ke lokasi yang lebih aman dan jauh dari pemukiman warga.
“Jika memungkinkan, segeralah pindahkan travo ini ke tempat yang lebih sesuai, misalnya di dekat area persawahan atau tak jauh dari tempat pemakaman umum. Tempat itu lebih lapang dan tidak membahayakan siapa pun,” tambahnya.
Merespons keluhan tersebut, awak media telah menghubungi pihak PLN Rayon Palabuanratu. Pihaknya menyatakan akan segera menindaklanjuti permasalahan ini. Adapun untuk penanganan teknis nantinya akan dilaksanakan oleh tim dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kiaradua,”katanya.
Di sisi lain, perlu diketahui pula penyebab mendasar mengapa travo tersebut terus bermasalah. Diduga kuat kondisi ini terjadi karena beban pemakaian listrik yang melebihi kapasitas yang tersedia, meskipun masih perlu pengecekan lebih lanjut di lapangan.
Masyarakat pun berharap PLN dapat mengungkapkan penyebab sebenarnya serta memberikan solusi permanen agar kekhawatiran warga segera berakhir dan terus berkelanjutan. Dan sampai berita ini ditayangkan, suara yang berasal dari travo itu pun masih jelas terdengar.








