One

Pembangunan Jembatan Cihaur Dimulai: Nilai Kontak Capai 23,4 Milyar Rupiah

Pembangunan Jembatan Cihaur Dimulai: Nilai Kontak Capai 23

ONENEWSOKE.COM

SUKABUMI – Kegiatan fisik penggantian Jembatan Cihaur resmi dimulai. Proyek strategis ini berada di ruas jalan SP Loji – Balewer Puncak Darma tepatnya pada Km BDG.161+750, yang dikelola di bawah koordinasi UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan, Wilayah Pelayanan II Jalan Bhayangkara No. 209, Sukabumi Jawa Barat.

Berdasarkan dokumen kontrak yang terpampang, bernomor 134/PGJ/PUR.08/01/PPK/SPK/PJ2WPI/III//2026 tertanggal 17 Maret 2026 dan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) nomor 209/PGJ/PUR.08/01/PPK/SPMK/PJ2WPI/III//2026 tertanggal 30 Maret 2026, pembangunan ini dikerjakan oleh penyedia jasa PT Karya Inti Bumi Konstruksi.

Proyek ini memiliki nilai kontrak mencapai Rp 23.421.737.839,00 dengan durasi pelaksanaan selama 240 hari kalender.

Menurut keterangan Pengawas Ruas Jalan Loji – Cipendeuy, Erus Ruswandi, saat dikonfirmasi onenewsoke.com hingga saat ini pekerjaan baru berjalan selama dua mingguan. Salah satu poin positif yang disoroti adalah keterlibatan tenaga kerja lokal.

“Untuk tenaga kerja yang saat ini bekerja adalah putra daerah,” ungkap Erus pada onenewsoke.com Kamis (07/05/2026).

Saat ini, tahapan yang sedang berjalan masih berupa persiapan dan penataan area kerja. Para pekerja harian sedang membenahi bangunan mess atau tempat tinggal sementara bagi pekerja, yang berlokasi di lahan sewaan.

“Untuk sementara ini sedang membenahi bangunan mess untuk para pekerja nantinya, dengan lahan sewa dari Pa Misbah,” tambahnya.

Proyek penggantian jembatan ini mencakup dua titik lokasi dengan perusahaan yang sama namun nilai kontrak yang berbeda. Untuk pembangunan di jalan Cisereh dikerjakan oleh tim di bawah koordinasi Encep, sedangkan pembangunan di titik Jembatan Cihaur ditangani oleh tim Bastian.

Dijelaskan lebih lanjut, pembangunan pemindahan jembatan ini merupakan upaya perbaikan pasca bencana. Kedua jembatan tersebut sebelumnya mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir besar yang melanda wilayah tersebut.

Hingga saat ini, pelaksanaan di lapangan berjalan lancar tanpa adanya kendala yang berarti. Diharapkan, seluruh tahapan pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan demi menghasilkan infrastruktur yang maksimal dan berkualitas nantinya.

Tinggalkan komentar