One

Camat Jampangkulon: 202 Mahasiswa KKN STISIP Widyapuri Mandiri Siap Mengabdi di 10 Desa dan 1 Kelurahan

ONENEWSOKE.COM

SUKABUMI – Pemerintah Kecamatan Jampangkulon menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) STISIP Widyapuri Mandiri Cisaat, Kabupaten Sukabumi, di Aula Kantor Kecamatan Jampangkulon pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi, penyamaan persepsi, dan penguatan kerja sama antara pihak perguruan tinggi dengan berbagai elemen di wilayah tersebut guna menjamin kelancaran pelaksanaan pengabdian masyarakat.

Hadir dalam acara tersebut Camat Jampangkulon Dading, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala desa dan lurah, serta jajaran pimpinan dan tenaga pendidik STISIP Widyapuri Mandiri Cisaat Sukabumi.

Dalam sambutannya, Camat Jampangkulon Dading menyampaikan bahwa KKN tahun ini akan diikuti oleh sebanyak 202 mahasiswa yang nantinya akan ditempatkan di 10 desa dan 1 kelurahan se-Kecamatan Jampangkulon. Kegiatan pengabdian ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 3 hingga 29 Agustus 2026. Selama masa pelaksanaan, para mahasiswa diharapkan dapat bekerja sama dengan pemerintah desa, kelurahan, dan warga masyarakat untuk mendukung percepatan pembangunan serta pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan potensi khas masing-masing wilayah.

“Melalui kegiatan KKN ini diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat. Selain memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa, program ini juga diharapkan mampu menggali serta mengembangkan potensi daerah dan sumber daya manusia yang dimiliki Kecamatan Jampangkulon,” ujar Dading.

Sementara itu, Koordinator KKN yang juga Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STISIP Widyapuri Mandiri Cisaat Sukabumi, Ardiana, menjelaskan bahwa seluruh mahasiswa akan melaksanakan berbagai program kerja pengabdian yang telah disusun secara matang. Rangkaian kegiatan nantinya akan ditutup dengan lokakarya, yang menjadi wadah penyampaian hasil pelaksanaan program, evaluasi, serta penyusunan rekomendasi yang bermanfaat bagi pemerintah daerah maupun pemerintah desa.

“Kami berharap pelaksanaan KKN ini dapat mempererat kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat sehingga program-program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah,” ungkap Ardiana.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak yang terlibat telah menyepakati kesamaan persepsi dan komitmen bersama. Diharapkan pelaksanaan KKN STISIP Widyapuri Mandiri Cisaat Tahun 2026 nantinya dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan sukses serta membawa manfaat yang nyata bagi seluruh masyarakat Kecamatan Jampangkulon.

Tinggalkan komentar