ONENEWSOKE.COM
SUKABUMI – Di halaman gedung Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi yang terletak di Jalan Ahmad Yani, suasana penuh semangat menyelimuti acara pelantikan Majelis Pembimbing dan Pimpinan Satuan Karya (Saka) Pramuka Anti Narkoba tingkat Cabang masa bakti 2026–2031, Jumat, 26 Juni 2026. Langkah strategis ini disambut hangat oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, sebagai langkah awal yang kokoh untuk mewujudkan wilayah ini benar-benar bersih dari narkoba.
“Melalui pembentukan Saka Pramuka Anti Narkoba, kita bisa berbuat baik lagi untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang bersih narkoba,” ujar H. Ade Suryaman dengan nada tegas namun penuh harapan. Ia menekankan bahwa perang melawan narkoba tidak dapat dipikul sendirian oleh Badan Narkotika Nasional maupun kepolisian semata. Perlu dukungan dan partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk kalangan Gerakan Pramuka yang memiliki jangkauan luas hingga ke pelosok desa dan lingkungan sekolah.
Oleh karena itu, H. Ade Suryaman menitipkan pesan khusus kepada seluruh jajaran pengurus yang baru saja dilantik: menyusun program kerja yang nyata dan bermanfaat, serta terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga terkait, dan komunitas masyarakat. Ia pun mengajak semua pihak untuk bersatu mewujudkan gerakan Pramuka Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai simbol tekad bersama.
Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Saka Pramuka Anti Narkoba, AKBP Yuhermawa, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, Gerakan Pramuka adalah mitra strategis yang sangat berharga dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui wadah Saka ini, diharapkan lahir kader-kader pelopor yang tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan, pendidik sebaya, serta teladan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat luas.
“Dengan amanah yang telah diemban, mari kita membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” tegas AKBP Yuhermawa. Ia menambahkan, menjelang cita-cita besar Indonesia Emas 2045, investasi paling berharga yang bisa dilakukan bangsa adalah melindungi anak-anak dan generasi muda dari ancaman narkoba melalui edukasi, kolaborasi, dan pencegahan sejak dini.
Momen bersejarah ini pun ditutup dengan penandatanganan dokumen perjanjian kerjasama antara BNNK Sukabumi dan Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi. Kesepakatan ini mengatur langkah bersama dalam pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN). Diharapkan, dari sini lahir lingkungan yang aman, sehat, dan produktif, demi menyongsong masa depan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan kuat.








