ONENEWSOKE.COM
SUKABUMI, — Kembali mengingatkan, dijelaskan Kepala UPTD PU wilayah Parungkuda Asep, perihal perbaikan jalan yang akan di laksanakan pada tahun ini 2026. Selasa (03/03/2026).
Dijelaskan Asep, selain perbaikan jalan, pihaknya juga menyoroti sejumlah titik longsor yang mengancam aksesibilitas warga.
Dimana titik-titik tersebut tersebar di perbatasan Parungkuda dan Bojong genteng, tepatnya di ruas jalan Babakan jaya – Bojonglongok, kemudian di wilayah Sukatani, Cipamatutan.
“Sukatani bagian kanan yang masuk Bojong genteng, serta di Cianten, Kecamatan Kabandungan, sebelah kanan,” jelas Asep.
Asep juga menyinggung adanya longsoran di jalur alternatif Tenjo Ayu-Purwasari pada STA 1+100. Pada waktu itu. Dan longsoran tersebut diduga terjadi akibat getaran saat pekerjaan sebelumnya.
“Sebagian ruas jalan Insyallah masuk dalam rencana pembangunan tahun 2026, sementara yang belum tertangani kita perjuangkan untuk tahun 2027 melalui koordinasi baik dari berbagai pihak,”tambah Asep
Terkait teknis pengerjaan, Asep juga menjelaskan metode perbaikan akan disesuaikan dengan kondisi lapangan dengan mengombinasikan dua jenis konstruksi.
“Kalau drainasenya jelek, kami usahakan betonisasi. Kalau drainasenya memungkinkan, kami lakukan pengaspalan,” timpalnya.
Dan untuk penanganan longsoran, Asep menyebut salah satu titik sudah memiliki Detail Engineering Design (DED), sehingga pelaksanaannya akan mengacu pada rekomendasi konsultan.
Sementara titik lainnya masih menunggu kajian teknis lanjutan.Selain itu, UPTD PU Wilayah III Cicurug juga mengusulkan pembangunan dua jembatan kepada Dinas PU, yakni Jembatan Kompa dan Jembatan Cipamatutan.
Kedua jembatan tersebut telah memiliki DED, namun pelaksanaannya masih menunggu kepastian anggaran.”Jembatan juga ada dua yang sudah kita DED-kan, Jembatan Kompa dan Jembatan Cipamatutan.
” Dan mudah-mudahan, dapat dilaksanakan tahun ini atau tahun berikutnya bila anggarannya ada,” tandasnya.









