One

Belasan Tahun Pustu Desa Cibenda Kecamatan Ciemas Zero Pembangunan: Kemana Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi?

ONENEWSOKE.COM

SUKABUMI, – Miris Puskesmas Pembantu, (Pustu ) Desa Cibenda Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi, kurang lebih 15 tahun tidak pernah ada sentuhan pembangunannya. Rabu (04/02/2026).

Sudah satu bulan sampai saat ini, Pustu Desa Cibenda tersebut sudah tidak bisa digunakan secara total,  sekalipun sebelumnya kondisinya yang sangat menghawatirkan sempat digunakan Bidan Desa karena tidak ada pilihan lain.

Namun dengan kondisi yang sudah tidak layak lagi, terpaksa Bidan Desa mengadakan kegiatan pelayanan kesehatan terhadap warga masyarakat Desa Cibenda di rumahnya.

Hal ini memantik sedikit kesabaran Dewan Batman sapaan akrab H Ujang Abdurohim Rochmi dari partai Golkar, yang langsung respon cepat dan menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi H. Masykur Alawi, S.Kep., MKM., pada hari Rabu (04/26) sekira pukul 12:10 WIB.

Dirinya menegaskan kepada Kadinkes untuk segera melakukan investasi ke lokasi, menindaklanjuti dengan kondisi Pustu yang sangat tidak layak untuk digunakan.

Dan komunikasi itu, langsung direspon cepat oleh Kadinkes tersebut untuk segera mengagendakan melihat langsung ke lokasi.

Perlu diketahui bersama bahwa, Pustu yang merupakan unit pelayanan kesehatan di tingkat Desa/Kelurahan yang menjadi perpanjangan tangan Puskesmas induk untuk memperluas jangkauan pelayanan dasar seperti pengobatan sederhana, imunisasi.

Seperti bisa melayani KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), KB, gizi, serta kegiatan promotif dan preventif, agar lebih dekat dengan masyarakat, terutama di daerah terpencil atau jauh dari Pusat Kesehatan.

Dimana Pustu menyediakan akses kesehatan yang lebih mudah dan cepat bagi warga setempat, sering kali dikelola oleh bidan atau perawat dengan dukungan penuh dinas terkait.

Sementara itu, menanggapi hal itu Kepala Desa Cibenda Adi Rizwan pun angkat bicara, menyoal kondisi Pustu yang sudah lama kurang lebih 15 tahun tidak pernah adanya perhatian khusus atau tidak pernah adanya pembangunan.

“Ya semoga dengan komunikasi yang sudah dibangun dan disampaikan Pa Dewan dengan Kepala Dinas Kesehatan, ini bisa menjadi perhatian khusus dan sekaligus ditindaklanjuti karena memang sarana prasarana ini sifatnya urgensi,”tandasnya.

Tinggalkan komentar