One

Menyoal Banjir di Desa/Kecamatan Ciemas: Salah Satu Tokoh Pemuda Ungkap Dugaan Penyebabnya

ONENEWSOKE.COM

SUKABUMI, – Paska banjir yang terjadi di area pasar dan titik lokasi lainnya di wilayah Desa/Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi Jawa Barat beberapa hari sebelumnya, salah satu tokoh pemuda ungkap dugaan penyebabnya. Sabtu (20/12/2025).

Selain salah satu tokoh pemuda, dirinya juga aktivis di Desa Ciemas yang saat dikonfirmasi Awak Media enggan disebutkan namanya, akhirnya membeberkan paska banjir yang terjadi di area pasar Ciemas pada hari Kamis tanggal 11 Desember 2025.  Dan banjir juga melanda di Kedusunan Ciemas 2, Kampung Mekarasih RT 005/003, yang sebelumnya telah merendam Musola dan beberapa rumah warga.

Saat dikonfirmasi Awak Media, apakah banjir itu ada dugaan karena adanya kegiatan penambangan liar?

“Bisa jadi itu antara dua faktor, aktivitas tambang ilegal yang di Batu Korong dugaan kuat salah satunya penyebabnya,”ungkapnya.

Bahkan dirinya mengatakan, di Batu Korong  pada hari Selasa dua hari yang lalu, banyak warga disana yang riang gembira karena hujan gede saat itu,  Ko bisa ?

“Karena mereka dengan bebas melakukan aktivitas dan material lumpur nya langsung dibawa air hujan ke sungai, “kata Ia menambahkan.

Cukup miris dan ngeri kalau dengar ceritanya benar seperti itu?! Karena material yang mengalir bukan hanya lumpur yang terbawa arus sungai, namun diduga kuat adanya zat kimia yang berbahaya yang bersumber dari pengolahan tambang emas ilegal itu mengalir lewat sungai.

Saat ditanya apa harapan warga tersebut dengan situasi seperti itu?

“Harapan kami warga khususnya Kedusunan Ciemas 1 adanya penegasan dari pihak terkait yang berwenang untuk segera turun tangan,”harapannya

Warga juga menambahkan kalau dengan pihak perusahaan, untuk dugaan sementara. Ia juga menjelaskan

“Kita masih mengumpulkan data, tapi kalo bener ada tanggul yang jebol milik perusahaan, kita masyarakat mau bergerak,”tegasnya.

Sementara itu, saat dimintai keterangan perihal dugaan adanya para penambang liar di wilayah Kecamatan Ciemas, Bupati Sukabumi H Asep Japar pun mengatakan dengan tegas, Pemda Sukabumi melalui Dinas Tata ruang sudah melakukan rapat koordinasi

“Persoalan itu jika ada penambang liar harus segara disikapi. Makanya Dinas tata ruang segara benahi, jangan sampai nanti ada penambang liar dibiarkan,”tegasnya.

Lanjut Bupati, “Dan kita sudah melakukan rapat koordinasi dengan tata ruang sehingga penataan harus benar dan segera dibenahi,”tandasnya.

Dan perlu diketahui bersama, dari informasi yang dihimpun Awak Media. Dugaan aktivitas para penambang liar itu bukan hanya ada di wilayah Desa Ciemas, termasuk di wilayah Desa Mekarjaya Kecamatan Ciemas pun adanya kegiatan para penambang liar yang sudah lama berlangsung disana.

Perlu disini adanya penanganan atau langkah serius yang harus segera dilakukan pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat.

Karena banjir yang melanda setiap musim penghujan di wilayah Kecamatan Ciemas dugaan kuat dan informasi dari warga masyarakat, ini yang bersumber salah satunya dari aktivitas para penambang liar itu. Dan tentunya juga harus ada solusi yang baik bagi semua pihak.

Tinggalkan komentar