www.onenewsoke.com/
SUKABUMI, – Bertempat di Aula kantor Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, berlangsung kegiatan sosialisasi perihal rencana pembangunan perusahaan Tambak Udang yang dimiliki PT BSM (Berkah Semesta Maritim). Selasa (03/06/2025).

Nampak hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Forkompincam Surade, Dinas lingkungan hidup Kabupaten Sukabumi, Kepala Dinas Perizinan, Kadis Perikanan Kabupaten Sukabumi, jajaran BUMDES Buniwangi, Pokdarwis Buniwangi, jajaran DPP Jampang Tandang Makalangan, Ketum YFSBBP H Isep Dadang dan jajarannya, Tokoh Pajampangan dan tamu undangan lainnya.
PT Berkah Semesta Maritim (BSM), yang menginisiasi kegiatan itu, menggelar sosialisasi terkait perizinan pembangunan tambak udang kepada masyarakat Desa Buniwangi
Tambak udang yang direncanakan akan dibangun di wilayah Minajaya, Desa Buniwangi ini menjadi bagian dari upaya pengembangan investasi sektor perikanan di kawasan selatan Sukabumi.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari undangan Kepala Desa Buniwangi yang telah disampaikan pada awal Mei lalu.
“Perusahaan telah menyusun dokumen UKL-UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan) yang saat ini sedang kami kaji. Jika persyaratan lingkungan terpenuhi, maka persetujuan akan diberikan,” jelas Ali.
Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau jalannya usaha untuk memastikan aktivitas usaha tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.
“Penggunaan air, pengendalian polusi, dan kelestarian aktivitas masyarakat sekitar harus dijaga. Jika perusahaan melanggar kesepakatan dalam dokumen UKL-UPL, maka tindakan tegas akan kami ambil,”ujarnya.
Kadis perizinan ini juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses ini. “Masih ada sebagian warga yang belum sepakat, dan itu wajar. Kami akan terus membuka ruang dialog agar semua pihak bisa memahami dan ikut terlibat aktif,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Operasional PT BSM, Hedianto, menyampaikan komitmen perusahaan untuk membangun hubungan harmonis dengan masyarakat.
“Bagi kami, keberhasilan BSM di Surade sangat bergantung pada hubungan yang baik dengan warga. Jika ada perbedaan pendapat, kami siap duduk bersama untuk mencari titik temu. Komunikasi yang terbuka adalah kunci,”tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa investasi ini diharapkan dapat membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam hal penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan sumber daya manusia lokal.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari langkah awal perusahaan dan pemerintah dalam memastikan investasi berjalan seiring dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.








