One

Rakor Kecamatan Ciemas: Desa Yang Belum Lunas PBB dan Dunia Pendidikan Jadi Sorotan Utama

www.onenewsoke.com/

SUKABUMI, – Bertempat di Aula kantor Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, berlangsung kegiatan Rapat Kordinasi (RAKOR) tingkat Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Rabu (07/05/2025).

Helat yang dimulai sekitar pukul 09:35 WIB yang dibuka langsung pembawa acara Reni Nuraeni. Yang dihadiri jajaran Muspika Kecamatan Ciemas ( Camat, Kapolsek, Danramil).

Unsur  UPTD, UPTB Kecamatan Ciemas, Kepala Desa Mekarsakti H Dacep, Ciwaru Sirojudin, Cibenda Adi Rizwan, Mandrajaya Ajat, Mekarjaya Wida dan Kepala Desa lainnya diwaliki stafnya, Ketua Karangtaruna dan KNPI Kecamatan Ciemas Padilah Wardan dan Opik, serta undangan lainnya.

Tegas disampaikan Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja SH MH, menyinggung tamu undangan yang tidak hadir dalam kegiatan tersebut.

“Tolong disiplin dan hargai undangan yang telah diberikan pemerintah Kecamatan. Yang tidak hadir jelas tidak disiplin dan tidak menghargai undangan,”tegasnya.

Selain itu, dirinya menyampaikan perihal dunia pendidikan sesuai instruksi pemerintah, tidak ada lagi anak sekolah pakai motor, menggunakan knalpot brong, termasuk perihal PBB disinggung dirinya.

Sambutan selanjutnya disampaikan Danramil Ciemas yang diwakili Babinsa Tugiyono. Dipaparkan dirinya perihal saat ini TNI membuka besar-besaran calon TNI, dan bantuan kerjasamanya kepada para Kepala Desa,”singkatnya.

Pamungkas, sambutan disampaikan Camat Ciemas Usep Supelita. Salam takzim kebaikan disampaikan dirinya bagi semua para tamu undangan yang hadir  dalam acara yang digelar pemerintah Kecamatan.

Pertama disampaikan Camat, bagi tamu yang hadir sangat mengapresiasi dan terima kasih, karena ini bentuk etika dalam dunia birokrasi. Jangan sampai ada kesan bedegong (Ngeyel),”ungkapnya.

Disampaikan pula oleh Camat esensi atau tujuan dari Rakor ( rapat koordinasi) tersebut, banyak hal-hal yang harus ditindaklanjuti termasuk perihal sumber daya dan lainnya.

Lanjut Camat, “Hasil pertemuan sebelumnya dengan pa KDM (Gubernur Jabar) Dedi Mulyadi. Termasuk persoalan PBB yang harus di perhatikan oleh semua para Kepala Desa.

Dan cukup mencengangkan, saat Camat Ciemas menyampaikan data beberapa Kepala Desa yang belum menyelesaikan pembayaran PBB nya yang  besar belum di bayarkan. Seperti salah satunya Desa Tamanjaya yang belum bayar saat ini di diangka 80 juta lebih.

“Tolong segara diselesaikan sehingga jangan sampai jadi temua tim APIP ( Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) nantinya,”himbaunya.

Dan juga dunia pendidikan disampaikan dirinya, jangan sampai melanggar aturan yang sudah ditentukan pemerintah Provinsi Jawa Barat seperti study tour, tidak boleh ada kegiatan wisuda bagi jenjang bawah sampai tingkat atas, termasuk menggunakan kendaraan bermotor dan lainnya.

“Intinya jangan membebani orang tua nantinya, dan tidak ada rekomendasi pihak sekolah atau pemerintah,”tandasnya.

Dipaparkan pula mengenai dunia kesehatan, zero Stunting dan juga persoalan ibu melahirkan yang dibantu Ma Paraji yang tidak melibatkan petugas medis dan juga di tegaskan Camat perihal para Nakes yang buka praktek di lapangan, apakah sudah memilik izin resmi atau belum.

Termasuk hal lainnya, Camat  sentil para Kepala Puskesmas dalam memantau kegiatan Posyandu mengenai, sesekali ajak para suami Bumil dan persiapan tabungan Bumil, dan Jabar bebas Bank Emok sehingga hadirlah Koprasi Merah Putih untuk antisipasi hal itu.

Acara pun kemudian dilanjutkan dengan silang pendapat serta pembahasan persiapan hari besar nasional (PHBN).

Tinggalkan komentar