CIEMAS-SUKABUMI, – Telah terjadi bencana banjir di Wilayah Kecamatan Ciemas, tepatnya di Kampung Mekarsari, RT 003/005, Desa Mandrajaya Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (25/01/2023).
Peristiwa banjir tersebut, diperkirakan mulai terjadi pada pukul 07.30 Wib. Yang diakibatkan oleh intensitas hujan yang cukup deras.
Hujan sejak sore kemarin, Selasa (24/23) dengan intensitas yang cukup deras sehingga mengakibatkan Warga di Kampung Mekarsari, dan juga fasilitas pendidikan Gedung SDN Gunungsentul mengalami kebanjiran ketinggian air ± 50 sampai 100 Cm, dan merendam halaman dan ruang kelas
Banjir sendiri diakibatkan adanya pendangkalan sungai Cimapag, sehingga air meluap, dan juga dari luapan air persawahan milik warga sekitar.
Lingkungan warga, rumah rumah warga, halaman dan ruang kelas terendam banjir ketinggian berpariasi ±50 samapi 100 cm sehingga mengganggu aktifitas warga dan belajar mengajar, untuk keselamatan anak sekolah, berjumlah 66 siswa dari kelas 1 sampai 6.
Bahkan, Kepala Sekolah tersebut pun memutuskan untuk memulangkan anak anak (belajar di rumah), karena arus banjir cukup deras, membahayakan dan kondisi hujan masih terus mengguyur lokasi.
Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut, namun khawatir bila terus terjadi hal serupa akan mengancam keselamatan warga dan pasilitas umum juga kerusakan pada bangunan dan pasilitas sekolah
Dari informasi yang dihimpun Awak Media www.onenewsoke.com/, dari petugas TAGANA Kecamatan Ciemas Iyan Hermansyah menjelaskan,
“Pada saat terjadinya banjir, sebanyak 21 rumah warga terendam, dan 1 bangunan SDN Gunung sentul pun ikut terendam. Namun Alhamdulillah saat ini pukul 11:18 Wib, banjir sudah surut. Akan tetapi jika persoalan ini tidak ditindakan lanjuti, akan berdampak besar nantinya,”terang Iyan
Iyan Hermansyah juga mengatakan, dirinya sudah melakukan kordinasi dan upaya persuasif dengan Forkopincam Ciemas, dengan pemerintah Desa Mandrajaya. Dan juga telah melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Kabupaten Sukabumi.
Tidak hanya itu, dirinya juga memberikan himbauan kepada anak sekolah dan guru- guru untuk selalu berhati hati dan waspada. Karena hujan masih berlangsung.
Sementara saat ini, kebutuhan yang mendesak yang diperlukan warga yaitu, adanya pengerukan sedimentasi sungai Cimapag Desa Mandrajaya dan akomodasi warga sekitar.
Sampai berita ini ditayangkan belum ada informasi tambahan yang diterima Awak Media www.onenewsoke.com/. Dan kondisi saat ini banjir sudah surut, akan tetapi hujan masih turun dengan intensitas sedang.
Sumber : TAGANA Kecamatan Ciemas Iyan Hermansyah








