www.onenewsoke.com/
SUKABUMI – Kegiatan yang digelar Dinas PU Binamarga Kabupaten Sukabumi, Mengenai sosialisasi kewenangan status jalan di wilayah Kabupaten Sukabumi memasuki hari ke 5. Dan dimana hari terakhir kegiatan tersebut. Acara yang berlangsung di Aula STUM Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (05/10/2022)
Dinas PU Kabupaten Sukabumi sendiri, mengundang sebanyak 368 Kepala Desa se-Kabupaten Sukabumi yang dibagi dalam 7 tahapan dan dilaksanakan selama 5 hari.
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Drs Asep Japar MM mengatakan bahwa hari ini adalah hari ke 5 kegiatan pertemuan bersama para kepala Desa se-Kabupaten Sukabumi yang terakhir, dimana kegiatan ini salah satu sosialisasi tentang status jalan sesuai dengan aturan bahwa peningkatan status itu hanya lima tahun sekali dan kebetulan tahun 2022 ini yang kelima.
“Maka kita dari Dinas PU wajib memberikan sosialisasi kepada para kepala Desa, bukan hanya status penetapan saja dan bukan hanya pembangunan saja, tetapi memberikan penjelasan kepada para kepala Desa juga ada jalan Desa yang akan di naikan jalan Kabupaten, diusulkan tetapi ada persyaratan-persyaratan yang harus di ikuti,”terang Babeh sapaan akrabnya Kadis PU ini
Dan hal yang paling penting, masih kata Asjap, “Disana ada potensi wisata nya, yang pertama yaitu dimana status jalan masih jalan Desa dan yang kedua itu sarana pendidikan dan kesehatan, juga hasil bumi pertanian.
“Supaya ketika jalan bagus dan hasil pertanian ditarik lebih mudah serta bisa mensejahterakan juga kepada para petani,”imbuhnya.
Ketika ditanya awak media tentang elektabilitasnya yang cukup meningkat dimata masyarakat dan apakah akan mencalonkan bupati di tahun 2024?
Babeh Asjap menjawab bahwa, “Saya belum kepikiran kesana, status saya masih PNS. Jadi saya tetap menjalankan sesuai dengan tugas saya membantu, memimpin sesuai dengan tugas saya,”tukasnya.
“Kami ingin pembangunan di Sukabumi sesuai dengan aturan, saya sudah menegaskan kepada pengawas yang ada dilapangan, apabila ada pekerjaan yang tidak sesuai standar yang pertama di ingatkan di ingatkan di ingatkan dan ketika di ingatkan masih tetap, maka saya akan melakukan pembongkaran,”tutupnya








