www.onenewsoke.com/
PALABUHANRATU _ Akibat adanya Cuaca Extrem, kembali air laut naik sejauh puluhan meter ke darat dan membanjiri pemukiman warga. Hal ini terjadi pada pagi hari Minggu(3/7/2022) sekitar pukul 08:00 Wib, di wilayah Pesisir pantai Cipatuguran Palabuhanratu Sukabumi Jawa Barat.
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ,bahwa Cuaca Extrem di Jawa Barat ini,akan terus berlanjut dari mulai Tanggal 4 besok,sampai tanggal 10 kedepan.dan wilayah kabupaten Sukabumi termasuk palabuhanratu yang menjadi salah satu terkena Dampaknya.
Menurut Ketua Rukun Warga(RW)21 ,Kp.Cipatuguran, Kelurahan dan Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sikabumi yaitu Ujang Sudira bahwa, akibat adanya cuaca Extrem tersebut mengakibatkan air laut naik ke darat dan membanjiri perumahan warganya.
"Akibat adanya cuaca Extrem ini, mengakibatkan air laut jadi pasang dan naik ke darat, dan membanjiri rumah warga saya, dan kejadian ini terjadi pada pagi hari sekitar pukul 8.00 pagi," terang Ujang saat di konfirmasi awak media www.onenewsoke.com/ lewat saluran telpon genggamnya.
“Dalam Insiden atau kejadian ini,tidak ada Rumah warga yang rusak ataupun korban jiwa,air pasang yang menerjang ke darat itu hanya masuk dan menngenangi rumah warga.dan diperkirakan sebanyak 20 Rumah warga yang kena dampak dalam kejadian tersebut,”tambahnya
Menanggapi kejadian tersebut, dari pihak pemerintahan pun cepat tanggap dan langsung ketempat kejadian, dari pihak Kelurahan dan Kecamatan Palabuhanratu kabupaten Sukabumi ikut monitoring dan bantu warga yang kena dampak tersebut.
“Saya ucapkan terimakasih pada pak Lurah dan jajarannya,juga dari pihak kecamatan palabuhanratu yang sudah bersedia hadir untuk memonitoring dan bantu-bantu warga saya yang kena dampak dari air pasang tersebut. Dan semoga dibalik kejadian ini tentunya semoga ada hikmahnya. Alhamdulillah kalau di warga saya tidak ada kerusakan apa-apa dari kejadian tersebut. Tapi kalau ditetangga sebelah di daerah kampung Camara itu katanya rumah ada yang jebol, pengasinan ikan dan Cafe-Cafe banyak yang rusak,”pungkas Ujang Sudira.
(Abah Asep)








