CIEMAS-SUKABUMI _ Semarak kegiatan kenaikan kelas yang berlangsung di SDN Nyalindung, Desa Mandrajaya Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi, nampak terlihat saat di kunjungi Awak Media www.onenewsoke.com/, pada Sabtu (25/06/2022)
Dari pantauan Awak Media, sekitar pukul 09:00 Wib, kenaikan kelas sekaligus pelepasan Siswa-siswi kelas 6 yang akan melanjutkan pendidikannya kejenjang berikutnya, untuk tahun ajaran 2021-2022.
Berbagai acaa pun disuguhkan disana. Mulai dari kreasi seni anak anak dan juga momentum pelepasan kelas 6, yang mencuri perhatian umum. Sebab suasa haru tanpak terlihat dari pada siswa-siswi nya yang saling mencucurkan air mata, termasuk pula para guru pengajarnya. Selama 6 tahun mereka bersama, kini harus berpisah oleh waktu dan kepentingan yang menuntut Siswa-siswi nya untuk melanjutkan sekolahnya.
Nampak hadir 2 orang Pengawas SDN se-Kecamatan Ciemas, yaitu Asep Heryanto S.Pd., M.Pd., dan H. Dadan S.Pd, Kepala Sekolah Nyalindung Endang S.Pd., dan jajarannya, wali murid dan juga siswa-siswi SDN Nyalindung.
Dalam sambutannya, H. Dadan S.Pd., mengatakan, terima kasih uacapnya atas terselenggaranya kegiatan kenaikan kelas tersebut,
“Saya sangat Apresiasi dan terima kasih pada semua jajaran pendidik yang ada di SDN Nyalindung ini, yang mampu menyelenggarakan kegiatan ini begitu semarak. Padahal kita baru terdampak baik ekonomi maupun hal lainnya Pandemi yang cukup lama melanda. Tetapi saat ini sudah berangsur membaik. Tetapi kita tetap waspada dan tetap jaga protokol kesehatan,”ungkapnya.
Selain itu, H. Dadan juga mengharapkan, khususnya pada wali murid agar terus semangat untuk menyekolahkan anak anaknya, sehingga mampu mengecam pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.
“Sebab dengan pendidikan yang tinggi dan mempuni, insyaallah anak anak kita nantinya akan menjadi kebanggaan kita semuanya. Saya mendoakan semoga ibu bapak sekalian dilancarkan dalam mencari rejekinya Aamiin,”tambah H. Dadan
Ditempat yang sama, Kepala Sekolah SDN Nyalindung Endang S.Pd pun angkat bicara. Dirinya melaporkan siswa-siswi yang naik kelas dan juga yang akan melanjutkan pendidikannya kejenjang sekolah berikutnya yaitu kelas 6 , dengan jumlah siswa 21 orang.
“Saya pun sebenarnya sama , seperti yang sudah disampaikan Pa Pengawas. Bahwa anak anak yang sudah lulus yaitu kelas 6, bisa untuk melanjutkan pendidikannya. Itu kembali kepada orang tua murid, apakah mau ke SMP, MTS atau pun ke Ponpes (red_ Pondok Pesantren). Sehingga anak anak kita untuk kedepannya, dengan mengecam pendidikan yang cukup, akan mampu bersaing dengan zaman yang sudah semakin maju dan berkembang,”pesannya








