www.onenewsoke.com/
CIEMAS-SUKABUMI _ Warga Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas Kabupaten Jawa barat. Digegerkan dengan ditemukannya salah satu warga Kampung Babakan Jati RT 004/006, yang nekat melakukan gantung diri di pohon Ketapang, dekat sungai pada Rabu (11/05/2022)
Diketahui korban gantung diri, yang bernama Misbah TTL, Sukabumi 23 Juni 1982 (40), yang telah meninggalkan istrinya yang bernama Minah Komala S, TTL , Sukabumi 17 Juli 1987, dengan dua anaknya yang masih kecil. Yaitu Ayub Hidayatuloh (13) dan Siti Nur Ariska (5)
Dan peristiwa gantung diri tersebut, diketahui Abe (49) paman korban yang pulang habis ambil rumput di kebun,
“Sepulang saya ambil rumput di kebun dekat sungai Cikalong, saya sengaja kepinggir sungai berniat mau cuci kaki. Pas lihat kedaratan tidak jauh dari sungai, melihat korban sudah tergantung di pohon. Saya langsung lemas dan berjalan kearah kampung, sambil berteriak tolong tolong. Setelah itu banyak warga yang datang ke lokasi kejadian. Setelah itu saya tidak tau apa apa karena sok,”ungkap Abe saat dimintai keterangan Awak Media www.onenewsoke.com/
Abe juga menambahkan, setau dirinya tidak ada masalah yang dihadapi korban sebelum peristiwa itu. Dirinya juga mengatakan, saat melihat korban sudah tergantung di TKP KL sekitar pukul 16:00 Wib.
Tidak sampai Disana, Awak Media pun meminta informasi tambahan dari Ida, yang merupakan keponakan Korban,
“Pekerjaan almarhum tukang bangunan, sudah hampir 3 bulan memang sudah tidak bekerja lagi semenjak adanya Pandemi. Sempat juga sih dia pernah bilang sama istrinya rencananya mau pindah rumah ke rumah mertuanya. Tapi da disini juga dia punya rumah sendiri. Mungkin disana pingin cari kerjaan baru, Jadi tidak ada masalah apa apa sebelumnya. Saat ini dia meninggalkan dua anak, satu di Paud dan paling gede di SD, dan satu istri,”ungkap Ida sama Awak Media www.onenewsoke.com/
Ditempat kejadian, Kepala Desa Mekarsakti H. Dacep yang juga datang ke TKP, angkat bicara, perihal kejadian itu.
“Saya selaku pemerintah Desa, saat ini yang kami terima kejadian itu karena masalah dari pekerjaan. Jujur saja saya sangat menyesalkan dengan peristiwa yang terjadi ini, jika masalahnya hanya itu. Kan semuanya pasti ada solusi, kalau memang masalahnya mengenai pekerjaan, bisa datang langsung saja ke Desa. Siapa tau kami bersama jajaran bisa membantu dan memberikan solusi,”kata H. Dacep
Dacep juga dengan sedikit menyesalkan dengan peristiwa itu, yang awalnya dirinya hanya bisa liat di daerah lain, sekarang terjadi di wilayahnya sendiri.
“Sekarang malah nyata terjadi di wilayah Desa Mekarsakti. Untuk itu saya menyarankan, jangan sampai peristiwa ini terulang lagi di Desa Mekarsakti. Setiap masalah pastinya ada solusi yang bisa kita bicarakan bersama. Siapa tau Desa Mekarsakti bisa membantu nantinya, silahkan datang saja ke Desa, mau siang maupun malam ,” tandasnya
Diketahui pula, setelah adanya kejadian itu. Tidak selang berapa lama, dari pihak Polsek Ciemas pun langsung turun ke TKP untuk melalukan olah kejadian tersebut. Sampai berita ini ditayangkan, Awak Media www.onenewsoke.com/, belum mendapatkan informasi tambahan lainnya. Hanya saja sebagai barang bukti seutas tambang dengan panjang KL 1,5 Meter, yang dijadikan korban alat Gantung Diri tersebut, kini diamankan pihak kepolisian sektor Ciemas








