www.onenewsoke.com/
SUKABUMI _ Mengenalkan gerakan sosial kepada anak sejak dini tidak harus berupa uang atau berbagi paket sembako. Salah satu cara kreatif yang dilakukan sejumlah Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kabupaten Sukabumi, mengikatkan para siswa-siswinya diajak untuk bersedekah dengan sampah plastik.
Seperti yang dilontarkan singkat Kepala MI di Kecamatan Cicantayan, H. Apip S.Ag, menilai gerakan sedekah sampah plastik dilingkungan sekolah, tentu ada sisi positif dan edukasi yang kuat. Dimana secara langsung mengajarkan para siswa-siswi untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan dan bersosial/bersedekah melalui sampah plastik.
“Sampah plastik bekas minuman gelas berkemasan, aqua botol dan gelas, banyak sekali di lingkungan sekolah. Dimana siswa-siswi biasa menganggap sampah plastik bekas jajanan itu tak bernilai dan dibuang begitu saja,” kata H. Apip S.Ag, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Selasa (19/4/22).
Dengan inovisi Tempat Sedekah Sampah yang ada disekolah, H. Apip berharap bisa memberikan edukasi kepada para peserta didik, tentang kepedulian lingkungan dan gerakan sedekah itu bukan dengan uang saja, dengan sampah plastik juga ternyata bisa.
“Semoga gerakan sedekah sampah ini bisa membangkitkan gairah para siswa-siswi untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan membiasakan diri untuk bersedekah,” tandas H. Apip.
Hal senada di sampaikan Nurlela Pengurus MI di Parakansalak, pihaknya mengapresiasi dan menyambut baik, inovasi gerakan sedekah sampah khusus di sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI). Ada hal positif dan edukasi yang bermanfaat bagi wawasan dan menerapkan kepedulian siswa-siswi, untuk membiasakan diri membuang sampah plastik pada tempatnya dan bersedekah dengan sampah plastik.
“Gerakan sedekah sampah ditengah kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, otomatis anak-anak secara langsung mendapat edukasi sisi positifnya dan mengenal jenis-jenis sampah yang bisa dimanfaatkan atau dijadikan metode untuk bersedekah,” singkat Nurlela.
Dikonfirmasi terpisah, Hj Iyay Kepala MI di Kecamatan Sukabumi, menambahkan, gerakan sedekah sampah yang dicetuskan komunitas sedekah sampah dan dikolaborasikan dengan gerakan dilingkungan sekolah. Tentu bagian pembelajaran penting untuk menumbuhkan, kepedulian sosial dalam gerakan sedekah sampah kepada peserta didik sejak dini.
“Kami berharap, gerakan sedekah sampah yang ditanamkan kepada anak anak didik di madrasah ibtidaiyah, bisa menumbuhkan kepedulian lingkungan dan sosial kepada seluruh para siswa, apalagi gerakan seperti ini bagian ajaran agama Islam dan besar sisi pahala ibadahnya,” tandasnya.
Rahman (10) salah seorang siswa kelas V MI di Kecamatan Cireunghas, mengaku senang dengan adanya gerakan sedekah sampah, dengan begitu dirinya bisa belajar tentang manfaat dan sisi sosial dari keberadaan sampah dilingkungan sekolahnya.
“Biasanya sampah jajanan minum kemasan dibuang dimana mana saja, tanpa melihat sisi positifnya. Mungkin imbauan jangan buang sampah sembarangan itu sudah biasa, tapi dengan ajakan gerakan sedekah sampah. Meski tidak cukup uang, saya bisa bersedekah dengan sampah plastik. Semoga pahala ibadahnya lebih besar dan bermanfaat besarnya terasa oleh semua teman-teman,” tandas Rahman.
Red : Rudi Samsidi.
News update
Berita Agama, DaerahBupati Sukabumi H Asep Japar: Resmikan Masjid Al Walidain Panyindangan













