BANDUNG – www.onenewsoke.com/
Harga minyak goreng di Kota Bandung Meroket, yang juga turut pula terhadap kenaikan harga minyak goreng curah.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung mencatat harga minyak goreng curah per kilogram mencapai Rp.18,000.
Harga ini jauh dari harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp.12,500
Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan, Kenaikan harga minyak goreng mengikuti harga minyak mentah dunia. Saat ini, kondisi harga minyak dunia mengalami kenaikan di seluruh dunia yang juga berdampak kepada Indonesia.
“Kalau CPO naik minyak goreng harganya naik, Sekarang HET minyak goreng Rp.12,500. Sekarang sudah melonjak untuk harga curah aja di Rp.18,000 kemasan di satu liter,” katanya.
Para petugas Disdagin pun memperbaharui data harga komoditas pangan tiap Kamis, lanjut Elly.
Monitoring dilakukan seminggu sekali di tujuh pasar tradisional dan swalayan. Elly mengaku sudah berkoordinasi dengan Bulog Bandung untuk membahas terkait operasi pasar, tuturnya.
Kita sedang menjajaki operasi pasar dengan Bulog, mereka rapat internal dan melihat stok minyak kemasan.
Elly juga mengatakan, pada Januari 2022 minyak curah sudah tidak diperbolehkan dan harus dikemas. “Mulai januari tahun 2022 tidak ada minyak curah, harus melalui kemasan,” ungkapnya.
Sementara itu Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku sudah memantau kondisi harga minyak goreng yang mengalami kenaikan. Pihaknya akan langsung bertindak, salah satunya dengan operasi pasar.
Oded menyebut, Insya Allah kita menyikapinya dengan konteks, bagian dari tugas kita sebagai pemerintah,” ucapnya. (Red)
News update


Berita Agama, DaerahBupati Sukabumi H Asep Japar: Resmikan Masjid Al Walidain Panyindangan











