One

Kasatpol PP Kabupaten Sukabumi Merasa Geram, Dengan Adanya Temuan Miras di Lingkup Pemda

www.onenewsoke.com/

SUKABUMI, – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) Kabupaten Sukabumi Dody Rukman Meidianto, merasa geram setelah adanya laporan, dari salah satu LSM perihal adanya Miras di lingkup Pemda Sukabumi

Ini berawal dari temuan botol minuman beralkohol di lingkungan Setda Kabupaten Sukabumi, sewaktu LSM Gapura mengadakan Audensi di kantor Setda beberapa waktu lalu,

Dan atas temuan itu, pihak LSM tersebut mendesak pihak Satpol-PP Kabupaten Sukabumi untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

Bahkan, ketua LSM Gapura pun menyebutkan ada beberapa poin penting yang menjadi laporan pada Satpol-PP Kabupaten Sukabumi tersebut

“Pertama kami meminta pada Kepala Satpol-PP untuk melakukan razia atau pemeriksaan kepada ASN khususnya di lingkungan kantor yang kami temukan adanya Miras. Kedua, dalam setiap kegiatan yang dilakukan Satpol-PP, bisa melakukan koordinasi dengan kami, atau melakukan publikasi pada pihak media dan lain sebagainya untuk diketahui oleh publik. Karena masalah Miras ini mau tidak mau harus disikapi dengan serius,” Tandasnya

Mendengar masukan tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol-PP) Kabupaten Sukabumi Dody Rukman Meidianto menyatakan akan segera ambil ambil tindakan

“Kami sangat berterimakasih kepada LSM Gapura atas pelaporan ini, dan tentunya kami akan langsung mengambil tindakan. Kami memang yang bertanggungjawab atas penegakan Perda Miras di Kabupaten Sukabumi,”ungkapnya

Namun untuk di lingkungan Setda, lanjut Dody, “Itu sudah ada yang bertanggungjawab langsung yaitu Satuan Pengamanan (Satpam) yang ada di Setda, sebelumnya memang di Setda itu, adalah tanggungjawab dan kewenangan Satpol-PP, namun saat ini tanggungjawabnya sudah tidak di kami lagi,”Dody menambahkan

Meskipun begitu Kasatpol-PP berjanji tetap akan menyelidiki dan menuntaskan kasus tersebut.

“Sebetulnya dalam hal ini, kami tidak terkait langsung bila terjadi permasalahan di sana (Setda), tapi bagaimanapun juga, secara kedinasan, kami tetap akan melaksanakan penyelidikan terkait masalah ini. Nanti akan kami coba selidiki, dari mana asal-usul Miras tersebut. Terus bila ada yang memakainya siapa pemakainya,” kata Dody

Dody sangat menyesali atas dugaan kejadian tersebut. Dan Dody menyatakan perbuatan oknum yang melakukan hal tersebut adalah perbuatan orang tolol

“Di sana kan kantor pejabat semua, masa dia membawa minuman beralkohol ke sana, itu kan tolol namanya, itu menghina,” jelas Dody dengan nada tinggi

Dengan adanya kasus tersebut dikatakan, tidak menutup kemungkinan pihak Pol-PP akan mengajukan usulan pada BNN untuk melakukan tes urin terhadap ASN yang ada di Kabupaten Sukabumi. (*)

Tinggalkan komentar