CIEMAS-SUKABUMI – Bertempat di halaman Kantor Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi, berlangsung kegiatan upacara dalam rangka memperingati hari Santri Nasional Tahun 2022. Yang dihadiri langsung dari unsur Forkopimcam Ciemas. Yang dipimpin langsung Camat Ciemas Drs Iwan Muhdiawan MM, Sabtu (22/0/10/2022)
Kegiatan yang dimulai dari pukul 08:20 Wib, dengan menyuguhkan beberapa rangakaian acara diantaranya, Tausiyah yang akan disampaikan Da’i terkenal dari Kabupaten Sukabumi, termasuk pula adanya acara ramah tamah dan kegiatan lainnya.
Untuk kegiatan Tausiyah sendiri, yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Ciemas setelah kegiatan upacara.
Perlu diketahui bersama, nampak hadir di kegiatan tersebut dari jajaran pemerintah Kecamatan Ciemas, Jajaran Polsek Ciemas, Jajaran Koramil 0633-15 Ciemas, Puskesmas Tamanjaya dan Ciemas, Kepala Desa Mandrajaya Agustina AH, Sekretaris Desa Mekarjaya Suparman Rormaya, Jajaran KUA Kecamatan Ciemas, Santri/wi dari Yayasan Nurul Hikmah dan Ponpes Darma gelar, Ormas PP Kecamatan Ciemas dibawah naungan Danunit Ari Sukari (Wa Apek), PGRI Wilayah Kecamatan Ciemas dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Camat Ciemas Drs. Iwan Muhdiawan MM menjelaskan, saatnya para santri yang ada di Indonesia bersinergi dengan Pemerintah, dalam upaya membangun kemajuan baik dalam sisi agama maupun darigama atau Pemerintahan.
“Ini momentum penting dimana perlu adanya satu pandangan antara ulama dan Umaro. Dalam membangun Sukabumi yang kita cintai ini, umumnya bangsa Indonesia. Baik dari sisi moral yang berlandaskan agama Islam, serta hal lainnya yang mampu mendongkrak demi kemajuan bangsa Indonesia yang majemuk ini. Sesuai arahan pimpinan, setiap tanggal 22 Oktober. Kita perlu tau sejarah kenapa lahirnya Hari Santri itu pada tanggal itu. Jaman perjajajahan para ulama membuat resolusi jihatnya, sehingga lahirlah hari santri Nasional pada saat itu. Dan saat ini sudah menjadi Perpres, sehingga wajib kita peringati di tanggal tersebut. Adapun esensi dari peringatan ini adalah untuk menciptakan Negara yang Baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur,”ungkap Camat saat di wawancarai Awak Media www.onenewsoke.com/
Ditempat yang sama, Sunenah (17) salah satu satriwati dari Ponpes Nurul Hikmah, saat ditanya tanggapannya oleh www.onenewsoke.com/, dengan adanya hari santri Nasional ini,
“Saya bersama teman-teman merasa senang dengan adanya hari santri Nasional, kita bisa saling silaturahmi dan kenal. Dan yang awalnya kami malu, tapi sekarang sudah tidak lagi. Mari kita para santri bersama sama dengan pemerintah, untuk bisa bersinergi dalam membangun Ukhuwah Islamiah,”kata Susenah dengan sedikit malu-malu.








