One

Kejari Kabupaten Sukabumi Bantu Percepatan Vaksinasi, Buka Layanan Malam Hari

www.onenewsoke.com/

SUKABUMI _ Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi menggelar vaksinasi covid 19 di malam hari. Hal itu dilakukan untuk membantu percepatan vaksinasi di Kabupaten Sukabumi.

Kepala Kejari Kabupaten Sukabumi Bambang Yunianto mengatakan, vaksinasi malam ini sebagai upaya menyasar masyarakat yang sibuk bekerja di siang hari. Sehingga, mereka tidak bisa datang ke sentra vaksinasi.

“Masyarakat ada yang sibuk bekerja di siang hari dan tak bisa ditinggalkan. Jadi, kami mencoba mengakomodir mereka untuk divaksin di malam hari,” ujarnya, Rabu, 15 Desember 2021.

Kegiatan yang sudah tiga kali dilakukan ini, diperuntukan bagi seluruh element masyarakat. Baik yang belum divaksin, maupun yang telah dosis pertama.

“Kita berikan vaksin untuk masyarakat penerima dosis pertama maupun kedua,” ucapnya.

Menurutnya, antusias masyarakat sangat tinggi. Bahkan, lebih dari 250 orang tervaksin lewat program ini.

“Ya, antusias masyarakat sangat tinggi. Nanti akan ada pelaksanaan vaksinasi juga oleh Ketua Ikatan Adhyaksa Dhamrakarini. Vaksinasi dalam rangka menyambut hari ibu pada 18 Desember nanti, sasarannya 300 sampai 500 orang,” ungkapnya.

Pelaksanaan vaksinasi ini, dibantu vaksinatonasr dari Puskesmas Cibadak dan RSUD Sekarwangi. Sehingga, semua bisa berjalan lancar tanpa kendala.

“Selama menjalankan program ini, kita dibantu Puskesmas Cibadak dan RSUD Sekarwangi,” bebernya.

Menurutnya, vaksinasi malam akan dilakukan setiap pekan. Sehingga, capaian 70 persen vaksinasi bisa segera terealisasi.

“Setiap Selasa malam akan kita laksanakan vaksinasi hingga 28 Desember mendatang. Semoga saja, realisasi 70 persen vaksinasi tercapai di akhir Desember nanti,” bebernya.

Sebelumnya, Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengatakan, capaian vaksinasi di wilayahnya telah melebihi 60 persen. Sehingga, H. Marwan optimis bisa tuntas 70 persen di akhir 2021 nanti.

“Mudah-mudahan target 70 persen tercapai. Kita genjot terus untuk percepatan tadi,” harapnya.

Bila perlu, kata H. Marwan layanan 24 jam di puskesmas diberlakukan untuk percepatan vaksinasi. Hal itu dilakukan ketika capaian vaksinasi masih kurang.

“Bisa saja dilakukan ketika capaian belum terkejar,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan komentar